Menurut Sadiman (2009: 74) video sebagai media audio visual yang menampilkan gerak semakin lama semakin populer dalam masyarakat kita. Pesan yang disajikan bisa bersifat fakta (kejadian/peristiwa penting, berita) maupun fiktif (seperti misalnya kriteria), bisa bersifat informatif, edukatif maupun instruksional. Pada kurikulum (2013) teks prosedur diajarkan di kelas VII. Hal ini terlihat dalam Kompetensi Dasar 4.6 Menyajikan data rangkaian kegiatan ke dalam bentuk teks prosedur (tentang cara memainkan alat musik daerah, cara membuat cenderamata, dll) dengan memperhatikan struktur, unsur kebahasaan, dan isi secara lisan dan tulis. Berdasarkan hasil observasi di SMP N 2 Paninggaran, keterampilan menulis teks prosedur telah diajarkan kepada siswa, tetapi belum mendapatkan hasil yang cukup baik atau belum memuaskan. Penyebab keterampilan menulis siswa rendah karena kurangnya pemanfaatan media, metode, motivasi, dan pengaruh teman sekitar. Dalam pembelajaran tentunya dibutuhkan media pembelajaran yang dapat membantu seorang guru dalam menyampaikan pesan agar lebih jelas dan dipahami oleh siswa. Salah satu media yang dapat dipilih dan digunakan adalah media audio visual yang dapat membangkitkan motivasi dan minat belajar. Media ini diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar yang ingin dicapai oleh siswa dan dapat membuat siswa lebih tertarik, mudah serta menguasai materi yang diajarkan. Selain itu, siswa bukan hanya mendengarkan guru tetapi juga melakukan aktivitas lain seperti mengamati, melakukan demonstrasi dan kegiatan lain sehingga siswa tidak bosan. Video dapat melukiskan gambar hidup dan suara yang memberi daya tarik tersendiri yang bisa menyajikan informasi khususnya tentang teks prosedur. Media audio visual berbentuk video ini mempunyai kemampuan lebih karena media ini mengandalkan indra penglihatan dan pendengaran yang dapat memperjelas materi yang disampaikan. Kelebihan lainnya yaitu waktu yang hanya berdurasi beberapa menit dapat memberikan keleluasan bagi guru untuk mengarahkan pembelajaran. Dengan menonton video yang ditampilkan, dapat memperkuat pemahaman siswa terhadap materi ajar yang di dalamnya mengandung unsur warna, suara, gerak yang terkombinasi menjadi suatu objek yang dapat ditampilkan sehingga siswa antusias menulis teks prosedur. Media yang dirancang semenarik mungkin diharapkan membantu siswa dalam belajar menulis teks prosedur. (pg1/lis)
Guru Bahasa Indonesia SMPN 2 Paninggaran, Kabupaten Pekalongan Editor : Agus AP