Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tanggul Sungai Plumbon di Mangkang Kulon Jebol 50 Meter

A
Penulis: Adennyar Wicaksono❯

Advertisement

JEBOL LAGI : Tanggul Sungai Plumbon di Kelurahan Mangkang Kulon kembali jebol hingga membuat permukiman warga terendam air.
JEBOL LAGI : Tanggul Sungai Plumbon di Kelurahan Mangkang Kulon kembali jebol hingga membuat permukiman warga terendam air.

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Curah hujan yang tinggi di wilayah Semarang atas, membuat debit air di Sungai Plumbon meningkat.

Akibatnya dua titik tanggul di sungai yang membelah Kelurahan Mangunharjo dan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu jebol dan air sungai menggenangi pemukiman warga, Kamis (30/4) petang.

Advertisement

Sebelumnya banjir di wilayah Mangkang Kulon terjadi pada 3 Maret lalu yang berdampak pada puluhan rumah, sekolah hingga masjid.

Hampir dua bulan berselang, jebolan tanggul terjadi dititik yang tak jauh dari tanggul yang jebol maret lalu.

Advertisement

“Wilayah yang jebol ada RT 01 RW 01 Mangkang Kulon dan RW 04 Mangunharjo. Namun, genangan terparah yang masuk ke permukiman terjadi di Mangkang Kulon,” kata Camat Tugu Muhammad Mirzaq Effendi saat dihubungi Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (30/4).

Dia menjelaskan, titik tanggul yang jebol tak jauh dari tanggul yang baru dibangun paksa banjir Maret lalu.

"Dekat jembatan panggung (Mangkang Kulon) tangul jebol. Kejadiannya barusan sekitar pukul 16.30 WIB," ucap Mirzaq.

Pihaknya menjelaskan, penyebab utama tanggul jebol, yakni kondisi struktur bangunan yang sudah tua serta tingginya debit Sungai Plumbon akibat kiriman air dari wilayah hulu.

Saat ini pendataan terus dilakukan, terkait jumlah rumah, dan warga yang terdampak.

Sementara ketinggian air, menurutnya sekitar betis orang dewasa, selain masuk ke permukiman limpasan air juga merendam air persawahan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sejak Desember, Sungai Plumbon Jebol 18 Kali Mendesak Dilakukan Normalisasi

Sejak Desember, Sungai Plumbon Jebol 18 Kali Mendesak Dilakukan Normalisasi

Tanggul Sungai Plumbon tercatat 18 kali Jebol enam bulan terakhir, terbaru satu orang meninggal dunia terseret air. Sungai ini mendesak dilakukan normalisasi

Warga Gotong Royong Benahi Tanggul Sungai Plumbon Semarang yang Jebol

Warga Gotong Royong Benahi Tanggul Sungai Plumbon Semarang yang Jebol

Duka di Tanggul Jebol Sungai Plumbon, Warga Gotong Royong Lawan Banjir

Warga Mangkang Kulon Semarang Hilang Terseret Banjir, Pencarian Terkendala Derasnya Arus Sungai Plumbon dan Minimnya Penerangan

Warga Mangkang Kulon Semarang Hilang Terseret Banjir, Pencarian Terkendala Derasnya Arus Sungai Plumbon dan Minimnya Penerangan

Pencarian warga Mangkang Kulon, yang hanyut karena jebolnya Tanggul Sungai Plumbon, terkendala derasnya arus dan minimnya penerangan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer