RADARSEMARANG.ID, Semarang - Puluhan anjing disterilisasi dan vaksinasi rabies untuk anjing dan kucing di Drh Nugroho Animal Center, 10 - 11 Mei 2024.
Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (10/5), para pecinta kucing dan anjing berbondong-bondong datang untuk melakukan sterilisasi dan vaksinasi terhadap hewan peliharaan mereka.
Ada juga yang menggunakan pick up berisi beberapa kandang anjing. Suara jegukan anjing pun terdengar.
Maria Kristiana, dari Yayasan Sahabat Setia Satwa misalnya. Ia membawa sembilan ekor anjing. Terdiri dari delapan ekor jantan dan satu ekor betina yang akan disterilisasi.
Anjing-anjing tersebut merupakan korban hasil rescue. Keadaannya pun juga memprihatinkan.
"Seperti ini Acil, kakinya disulut rokok kedua, sehingga kita rawat, lalu disterilkan," jelasnya.
Menurutnya, sterilisasi bertujuan untuk menjaga kesehatan hewan. Seperti pada anjing betina jika tidak disterilkan akan terkena penyakit pyometra atau kanker rahim.
Sedangkan sterilisasi pada anjing jantan untuk mencegah kanker testis atau penyakit hormonal lainnya. "Sterilisasi ini penting," katanya.
Yayasan Sahabat Setia Satwa di bawah naungan Polretabes Semarang. Mereka merescue anjing yang merupakan korban karena untuk Semarang Bebas RW. "Banyak kasus penyiksaan anjing," katanya.
Sementara itu, Head of Operations Let's Adopt Indonesia, Carolina Fajar, menjelaskan program sterilisasi anjing dan vaksinasi untuk anjing dan kucing merupakan kegiatan kolaborasi dengan Dinas Pertanian Semarang, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Tengah I, dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah.
Sterilisasi anjing ini menyasar untuk 50 ekor anjing. Sterilisasi ini merupakan pencegahan lonjakan populasi pada anjing. Para dokter melakukan operasi pada hewan.
"Untuk jantan yang diambil ini testisnya, sedangkan untuk betina diambil rahimnya," katanya.
Sehingga, jika ada over populasi anjing akan terjadi permasalahan di masyarakat. "Kami mencoba untuk mencegah over populasi dengan sterilisasi," jelasnya.
Selain itu, vaksinasi rabies kucing dan anjing juga dilakukan secara on the spot dan tidak terbatas kuotanya.
Pihaknya juga melakukan hal serupa di berbagai kota. Seperti Jakarta, Bogor, Bandung, dan Semarang.
Let's Adopt Indonesia merupakan komunitas pecinta hewan yang menjadi yayasan yang membantu memelihara hewan terlantar. Tujuannya para hewan dapat hidup berdampingan dengan manusia secara aman dan nyaman.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kota Semarang, Chairun Nisa, menambahkan, pihaknya sangat mendukung kegiatan sterilisasi anjing dan vaksinasi rabies untuk anjing dan kucing.
Beberapa fasilitas kami sediakan, seperti tenaga kesehatan hewan, obat-obatan dan peralatan lainnya yang digunakan. "Kami menerjunkan tiga orang dokter hewan dan tiga orang tenaga medis," katanya.
Menurutnya, sterilisasi ini sangat bermanfaat. Karena untuk pembatasan populasi anjing di Kota Semarang. "Dan menekan penyebaran rabies dari anjing dan kucing," jelasnya.
Ia berharap para pecinta anjing dan kucing dapat melakukan sterilisasi dan vaksinasi rabies yang digelar hingga 11 Mei 2024. "Karena ini meringankan biaya juga, ya," ujarnya. (fgr/bas)
Editor : Baskoro Septiadi