RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kota Semarang, dalam sepekan terakhir diguncang dua kasus bunuh diri, yang dilakukan mahasiswi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS).
Yang pertama, Selasa petang (10/10/23), NJW, mahasiswi Universitas Negeri Semarang (Unnes), nekad mengakhiri hidupnya, dengan cara melompat dari lantai 4, Mall Paragon, Jalan Pemuda, Semarang.
NJW diduga mengalami tekanan mental atau depresi, hingga tak mampu mengatasi tekanan yang dialaminya, membuat korban nekad meninggalkan kehidupan dunia, dengan cara tak wajar.
Belum usai warga kota Semarang dikejutkan dengan aksi bunuh diri mahasiswi Unnes, publik kembali terkejut dengan tindakan EN, mahasiswi Udinus, yang ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa di dalam kamar kosnya, di daerah Bulusan, Tembalang, Rabu (11/10/23).
Diduga, korban EN nekad bunuh diri, karena terjerat pinjaman online (pinjol) dan kasus yang membelit ditempat kerjanya, karena korban selain kuliah, juga nyambi bekerja.
Dua kasus bunuh diri, yang dilakukan mahasiswi ini mengundang keprihatinan kalangan netizen. Beragam komentar disuarakan netizen, melalui kolom komentar IG Radar Semarang. Berikut beragam komentar netizen.
“Siapapun kalian yang baca ini, aku mohon untuk hidup lebih lama lagi!Mengambil keputusan ketika sedih/marah itu bukan suatu hal yang baik, apalagi sampe kalian memutuskan untuk mati ditangan sendiri. Untuk yang lagi diperantaun karna mencari rezeki atau karna mencari ilmu, kalo lagi ada masalah/lg merasa pusing sm keadaan, jgn nyerah!Hidup diperantaun memang tidak semudah yg orang lain fikirkan,tp tolong di ingat kembali planning dan tujuan kalian”tulis akun @meyprnirmala.
Seorang ibu dengan akun @yayu6387 yang anaknya kini kuliah di Surabaya juga menuliskan komentar, yang sedikit bernada kekhawatiran tentang anaknya.
“Ya Alloh anakku pernah kuliah di UGM waktu mau masuk semester 3 dia bilang gak kuat sama pelajarannya. Trus dia daftar lagi ke UNAIR ternyata ketrima dn dia ambil jurusan yang lainnya. Saya slalu tanya saat dia pulang apakah skarang nyaman dan bahagia.Ktanya IYA saya tk pernah menekan apapun pilihan anak yng penting positip.smoga anakku slalu bahagia dn di jauhkan dari hal2 buruk”.
Komentar motivasi ditulis akun @dadan.ramadhan.31586526. “Hidup ini indah dan wajib di nikmati banyak hal sederhana yg bisa kita nikmati gak perlu mewah yg penting enjoy dan mengasikan, satu lagi lepaskan beban pikiran jangan terlalu menekan hidup kita berlebihan karena kita hanya manusia biasa”komentarnya.
Menjaga iman dan mental di tulis akun @andi_nugroho000. “tetap kuatkan iman hidup ini, untuk dinikmati kawan”.
“demi kopi di pagi hari di barengi Samsu hidup ini indah dan wajib dinikmati” komentar akun @dadan.ramadhan.
Hampir sebagian besar netizen berharap, kasus bunuh diri dikalangan mahasiswi ini tidak terulang kembali.
Rata-rata netizen mengajak untuk saling peduli, dengan teman, sahabat dan anggota keluarga jika tengah mengalami masalah. Jangan biarkan sendiri menghadapi masalah. (sls/bas)
Editor : Baskoro Septiadi