Insiden kebakaran terjadi saat pekerja sedang sibuk bekerja mengolah kayu. Tiba-tiba muncul percikan api dari oven dan langsung menyambar tumpukan kayu dan bahan pembuatan triplek. Api dengan cepat membesar akibat hembusan angin kencang. "Saya lihat apinya dari tungku oven yang terbakar. Api membesar, semuanya pada kabur,” kata salah satu pekerja Rini kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Dengan cepat api terus membesar. Puluhan pekerja pengolahan kayu UD Sumber Alam Albasia itu langsung berhamburan keluar. Kebakaran tempat usaha milik Turhamun di tengah kebun ini sempat membuat warga sekitar panik. Sebab, kobaran api menyambar daun dan ranting kering hingga api bertambah besar. Sejumlah warga berupaya melokalisir api agar tidak merambat ke pemukiman.
Dua mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan terus berusaha memadamkan api di lokasi kejadian. Kapolsek Brangsong AKP Nundarto mengatakan, dugaan sementara api berasal dari tungku oven yang menyambar ke tumpukan kayu. Banyaknya material yang mudah terbakar membuat api cepat menyebar dan menghanguskan seluruh bangunan. "Api berhasil dipadamkan dalam waktu hampir satu jam. Selain itu, api juga tidak merambat ke bangunan lain," tambahnya.
Kapolsek menambahkan tidak ada korban jiwa. Hanya material kayu dan bahan pembuatan triplek siap kirim ikut terbakar. Kerugian sementara ditaksir mencapai Rp 300 juta. "Kami masih melakukan pemeriksaan saksi dan olah tempat kejadian perkara. Tidak ada korban jiwa," tambahnya. (dev/fth) Editor : Agus AP