Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Gurun Pasir di Arab Saudi Turun Salju, Apakah Tanda Akhir Zaman?

Falakhudin • Jumat, 15 November 2024 | 12:40 WIB
Fenomena turunnya salju di gurun pasir Arab yang baru terjadi.
Fenomena turunnya salju di gurun pasir Arab yang baru terjadi.

RADARSEMARANG.ID - Turunnya salju di Gurun Pasir Arab Saudi tentunya menjadi peristiwa yang langka sebab wilayah tersebut lebih dikenal dengan suhunya yang panas dan kering.

Apalagi di saat yang sama, sejumlah negara lainnya justru mengalami cuaca panas yang ekstrem.

Menurut penjelasan dari badan meteorologi Uni Emirat Arab, National Centre of Meteorology (NCM), fenomena turunnya salju di gurun pasir Arab terjadi karena disebabkan oleh sistem tekanan rendah yang terbentuk di Laut Arab.

Sistem ini kemudian membawa gelombang udara yang mengandung uap air.

Lalu saat memasuki area gurun, ia bertabrakan dengan udara panas di gurun sehingga menghasilkan guntur, hujan es, dan hujan salju.

Baca Juga: Jadwal Pengajian KH Anwar Zahid Bulan November 2024

Baca Juga: Majelis Gandrung Nabi akan Bersholawat Bersama Habib Jakfar Shodiq Al Musawa di Semarang Besok, Cek Disini Jadwal Lengkapnya

Disinyalir, hal ini juga menjadi dampak dari adanya perubahan iklim global yang melanda seluruh dunia.

Perubahan iklim ini tidak hanya berdampak pada gurun pasir di Arab saja.

Fenomena tak biasa juga terjadi di Gunung Fuji, Jepang, yang dilaporkan tidak bersalju di waktu seharusnya gunung tersebut bersalju.

Atas kejadian ini, pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan diri untuk mengantisipasi kondisi cuaca yang tidak biasa.

Misalnya dengan mempersiapkan baju hangat.

Baca Juga: Meriahkan Hari Kesehatan Nasional, Ini Dia Tema, Sejarah, Unduh Gratis Logo HKN dan 6 Prestasi Dinas Kesehatan

Baca Juga: 25 November Hari Apa? Alasan, Sejarah, Tema, 30 Ide Hadiah, Download Logo, Merayakan Peringatan Hari Guru Nasional

Baca Juga: Margono Djojohadikusumo Kakek Presiden H Prabowo Subianto Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Ini Profilnya

Cuaca ini membawa udara yang mengandung banyak air ke wilayah yang biasanya kering.

Setelah berlangsungnya cuaca ekstrem, orang-orang langsung dikagetkan dengan Gurun Al Jawf yang sudah ditutupi oleh salju.

Bahkan, dari kejauhan saja sudah terlihat jelas hamparan gurun tersebut berubah menjadi berwarna putih.

Hujan yang amat deras juga melahirkan aliran air yang melintasi lembah-lembah kering di sana.

Walaupun gurun tersebut terlihat indah dengan balutan salju, namun kejadian yang tak biasa ini menimbulkan kekhawatiran bagi banyak orang.

Pusat Meteorologi Arab Saudi telah mengeluarkan peringatan kepada masyarakat untuk bersiap dalam menghadapi cuaca buruk pada beberapa hari ke depan.

Ada kemungkinan turun hujan lebat dan hujan es yang disertai angin kencang, sehingga mengakibatkan berkurangnya jarak pandang

 Baca Juga: Ini Dia Bocoran yang akan menggantikan Kurikulum Merdeka Besok

Baca Juga: Kisi-kisi Materi Seleksi Kompetensi Bidang CPNS dan Jadwal Terbaru

Baca Juga: Jadwal Sholawat Majelis Az Zahir Bulan November 2024

Baca Juga: Jadwal Majelis Gandrung Nabi Bulan November 2024

Baca Juga: Makna, Sejarah, Keutamaan dan 10 Amalan Bulan Jumadil Awwal

Baca Juga: Jadwal Sholawat Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf Bulan November 2024

Hal ini apakah salah satu tanda-tanda hari kiamat?

Terdapat hadis yang menyinggung tentang fenomena tanah Arab yang menghijau pada akhir zaman kelak.

Diriwayatkan oleh Muslim, Ibnu Hibban, dan Ahmad, Rasulullah saw bersabda: "Kiamat tidak akan dimulai sampai bumi Arab kembali menjadi tanah lapang penuh tumbuhan dan sungai-sungai mengalir".

Hadis tersebut bisa dimaknai bahwa pada akhir zaman, terjadi perubahan iklim, atas kuasa Allah.

Sehingga menyebabkan gurun pasir yang sebelumnya gersang dan tandus menjadi hijau karena ditumbuhi berbagai tanaman.

Bila mengacu pada teori tersebut, maka bisa dikatakan bahwa, kondisi perubahan iklim tersebut sudah terjadi saat ini.

Walau begitu, tidak ada yang mengetahui dengan pasti mengenai rentang waktu antara munculnya tanda-tanda akhir zaman dengan kejadian hari Kiamat.

Sebab tidak ada satupun makhluk Allah Swt yang mengetahui kapan terjadinya hari Kiamat, bahkan Rasulullah saw sekalipun tidak mengetahuinya.

Sebagaimana firman Allah dalam Surat Al A'raf ayat 187.

يَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلسَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَىٰهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ رَبِّى ۖ لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَآ إِلَّا هُوَ ۚ ثَقُلَتْ فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ لَا تَأْتِيكُمْ إِلَّا بَغْتَةً ۗ يَسْـَٔلُونَكَ كَأَنَّكَ حَفِىٌّ عَنْهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ ٱللَّهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ

yas'alûnaka ‘anis-sâ‘ati ayyâna mursâhâ, qul innamâ ‘ilmuhâ ‘inda rabbî, lâ yujallîhâ liwaqtihâ illâ huw, tsaqulat fis-samâwâti wal-ardl, lâ ta'tîkum illâ baghtah, yas'alûnaka ka'annaka ḫafiyyun ‘an-hâ, qul innamâ ‘ilmuhâ ‘indallâhi wa lâkinna aktsaran-nâsi lâ ya‘lamûn


Artinya: "Mereka menanyakan kepadamu (Nabi Muhammad) tentang kiamat, 'Kapan terjadi?' Katakanlah, 'Sesungguhnya pengetahuan tentangnya hanya ada pada Tuhanku. Tidak ada (seorang pun) yang dapat menjelaskan waktu terjadinya selain Dia. (Kiamat) itu sangat berat (huru-haranya bagi makhluk yang) di langit dan di bumi. Ia tidak akan datang kepadamu kecuali secara tiba-tiba.' Mereka bertanya kepadamu seakan-akan engkau mengetahuinya. Katakanlah (Nabi Muhammad), 'Sesungguhnya pengetahuan tentangnya hanya ada pada Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.'

Adapun hal yang bisa kita yakini adalah waktu terus bergerak menuju hari Akhir.

Selain itu, diutusnya Nabi Muhammad saw sebagai nabi terakhir dan tidak ada lagi nabi setelahnya, juga mengisyaratkan bahwa umat manusia saat ini telah berada di penghujung zaman.

Walau begitu, tanda-tanda besar hari Kiamat yang disebutkan dalam Al-Qur'an dan Hadis belum terjadi, seperti kehadiran Imam Mahdi, keluarnya Ya'juj dan Ma'juj, kemunculan Dajjal, serta turunnya Isa Al-Masih.

Namun demikian, tidak ada salahnya bagi setiap muslim untuk mempersiapkan diri menghadapi hari Akhir dengan memperbanyak ibadah kepada Allah Swt dan bertaubat dari segala dosa-dosa.

Apalagi, Ibnu Katsir dalam kitab Al-Fitan menegaskan bahwa, setiap manusia pasti akan menghadapi apa yang disebut dengan "kiamat kecil", yakni kematian. (fal/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Tanda hari kiamat #Gurun Al Jawf #gurun pasir arab saudi #Akhir Zaman #National Centre of Meteorology