Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PMII UIN Walisongo Semarang Desak Oknum Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Dipecat

I
Penulis: Ida Fadilah❯

 


Advertisement

Gedung Rektorat UIN Walisongo Semarang

Gedung Rektorat UIN Walisongo Semarang (IDA FADILAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Walisongo Semarang mendesak kampus memecat secara tidak hormat oknum dosen yang diduga terlibat kasus kekerasan seksual terhadap mahasiswi.

Berdasarkan informasi, terduga pelaku menjabat Ketua Program Studi (Kaprodi) di Fakultas Ushuludin dan Humaniora. Pelecehan secara verbal diduga dilakukan berulang kali.

Advertisement

Desakan itu disampaikan menyusul mencuatnya dugaan kasus yang ramai diperbincangkan di media sosial dan memicu keresahan di lingkungan kampus.

Ketua Komisariat PMII Walisongo, M. Yusrul Rizanul Muna menyatakan organisasinya menuntut sanksi tegas berupa pemecatan tidak hormat terhadap terduga pelaku apabila terbukti bersalah.

Advertisement

Mereka juga meminta proses hukum pidana tetap berjalan guna memberikan efek jera serta menjamin keamanan mahasiswa di lingkungan kampus.

“Menuntut sanksi tegas berupa pemecatan secara tidak hormat dan proses hukum pidana bagi pelaku jika terbukti bersalah, guna memberikan efek jera dan menjamin keamanan mahasiswa,” ucapnya, Minggu (10/5).

Ia menegaskan kampus seharusnya menjadi ruang aman bagi seluruh civitas akademika. Menurutnya, dugaan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan tidak boleh dianggap sekadar isu yang dapat ditutupi demi menjaga citra institusi.

“Kami tidak akan tinggal diam melihat marwah atau nama baik kampus tercoreng dan hak-hak mahasiswi dirampas yakni terbatasnya ruang aman. Ini bukan sekadar isu miring, ini adalah darurat kemanusiaan di lingkungan pendidikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, PMII Walisongo mengecam keras segala bentuk kekerasan seksual di lingkungan kampus tanpa memandang jabatan maupun status sosial pelaku.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

UIN Walisongo Tunggu Laporan Korban Dugaan Pelecehan Seksual, Sanksi Terhadap Pelaku Bisa Berujung Pemecatan

UIN Walisongo Tunggu Laporan Korban Dugaan Pelecehan Seksual, Sanksi Terhadap Pelaku Bisa Berujung Pemecatan

Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang masih menunggu laporan resmi korban dalam penanganan dugaan pelecehan yang dilakukan dosen.

Dosen UIN Walisongo Semarang Diduga Lecehkan Mahasiswi, Korban Lebih Dari Satu

Dosen UIN Walisongo Semarang Diduga Lecehkan Mahasiswi, Korban Lebih Dari Satu

Beredar percakapan seksual yang diduga dilakukan seorang dosen UIN Walisongo Semarang terhadap mahasiswa

Dari Korban PHK hingga Berangkat Umrah, Bluebird Jadi Keluarga Kedua Budi Prasetyo

Dari Korban PHK hingga Berangkat Umrah, Bluebird Jadi Keluarga Kedua Budi Prasetyo

Berawal dari korban PHK. Budi menemukan keluarga kedua di Bluebird. Ia bisa bangkit kembali mengais rezeki untuk keluarga. Selain itu juga bisa menyekolahkan anaknya dengan beasiswa dan juga mengumrahkan kedua orang tua.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer