
RADARSEMARANG.ID - Sebanyak 38 calon jemaah haji dari Embarkasi Solo batal berangkat ke Tanah Suci. Mayoritas jemaah yang batal berangkat merupakan lansia dengan kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk terbang.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jawa Tengah, Fitriyanto menjelaskan, pembatalan keberangkatan dilakukan karena jemaah dinyatakan tidak istithaah atau tidak memenuhi syarat kesehatan untuk menjalankan ibadah haji.
“Iya (batal berangkat). Karena sakit, tidak istithoah (dinyatakan sehat),” ujarnya, Minggu (10/5)
Menurutnya, kondisi kesehatan jemaah bisa berubah sewaktu-waktu. Kendati demikian, pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji ini dilakukan secara berkelanjutan sejak dari daerah asal hingga tiba di embarkasi.
Baca Juga: SKTP Mei 2026 Terbit, Berikut Tahapan Penting Penyaluran TPG Guru yang Perlu Diperhatikan
Ia menambahkan, sebagian jemaah yang batal berangkat juga disertai pendamping atau pasangan. Karena itu, mereka ikut menunda keberangkatan.
“Kalau (misal) suami (sakit) istrinya kan enggak mungkin berangkat sendiri. Akhirnya kan ikut batal,” jelasnya.
Fitriyanto mengatakan, pembatalan tersebut belum tentu membuat jemaah gagal berhaji sepenuhnya tahun ini. Jika kondisi kesehatan membaik dan masih memungkinkan mengikuti kloter berikutnya, jemaah masih bisa diberangkatkan.
“Kalau enggak tahun ini ya berarti berangkat tahun depan (kalau) kesehatannya membaikkan," tuturnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

