Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Nasida Ria Bertahan hingga Generasi Keempat

Iskandar • Minggu, 18 September 2022 | 18:41 WIB
Choliq Zain mewakili grup musik Nasida Ria saat menerima penghargaan Special Achievement dari Jawa Pos Radar Semarang yang langsung diserahkan oleh CEO Jawa Pos Media Leak Kustiya dan Direktur Jawa Pos Radar Semarag Baehaqi di Gedung Gradhika Bhakti Praja
Choliq Zain mewakili grup musik Nasida Ria saat menerima penghargaan Special Achievement dari Jawa Pos Radar Semarang yang langsung diserahkan oleh CEO Jawa Pos Media Leak Kustiya dan Direktur Jawa Pos Radar Semarag Baehaqi di Gedung Gradhika Bhakti Praja
RADARSEMARANG.ID - Raut kebahagiaan terpancar dari Nazla Zain, saat Nasida Ria disebut sebagai penerima Spesial Achievement Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2022 pada Jumat (9/9) malam lalu. Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Baehaqi dan CEO Jawa Pos Media, Leak Kustiya, menyerahkan trofi dan sertifikat penghargaan kepada Nasida Ria di Gedung Gradhika Bhakti Praja.

Siapa Nazla Zain? Ia adalah cucu dari almarhum Haji Malik Zain, pendiri Nasida Ria. Nazla merupakan putri dari Choliq Zain, pimpinan Nasida Ria saat ini. Perempuan  berusia 22 tahun itu, merupakan angota termuda Nasida Ria. Ia merupakan generasi  keempat grup musik legendaris kasidah modern asal Semarang itu.

Malam itu, saat menghadiri Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2022, Nazla ditemani Rien Jamain, generasi pertama Nasida Ria. Choliq Zain juga hadir bersama dua anggota Nasida Ria lainnya.

Special Achievement diberikan oleh Jawa Pos Radar Semarang karena grup musik kasidah modern pertama asal Semarang itu, mampu bertahan hingga saat ini. Berdiri sejak 1975, grup musik yang semua personelnya perempuan itu,  mampu bertahan hingga generasi keempat. Bahkan, sudah mulai ancang-ancang masuk ke generasi kelima.

“Nasida Ria konsisten di jalurnya, menyuarakan musik Islami yang bermisi dakwah, dengan menyebarkan kebaikan melalui lirik-lirik musiknya. Lagu-lagu Nasida Ria semuanya memiliki pesan kebaikan yang juga diajarkan dalam agama,” kata Baehaqi.  Hal itulah yang mendasari Jawa Pos Radar Semarang memberikan  Special Achievement kepada Nasida Ria.

Seiring perkembangan zaman, karya Nasida Ria saat ini bisa dinikmati di kanal-kanal media sosial. Personel generasi pertama Nasida Ria, Rien Jamain, menyampaikan rasa haru dan terima kasih kepada Jawa Pos Radar Semarang. Rien mengatakan, penghargaan tersebut didedikasikan untuk pendiri Nasida Ria, almarhum H. Malik Zain dan sang istri, almarhumah Hj Mudrikah Zain. “Kami menganugerahkan penghargaan ini untuk beliau, para pendiri Nasida Ria yang telah membimbing hingga sukses melalang buana keliling Indonesia hingga Eropa,” kata Rien yang diamini Choliq Zain.

Choliq Zain menambahkan, ke depan kelompok musiknya akan terus memproduksi musik-musik Islami berkualitas. Tidak hanya disiarkan di Indonesia, tapi hingga ke mancanegara. “Kami beberapa kali tampil di beberapa negara di Asia bahkan hingga Eropa,” kata pria yang intim disapa Gus Choliq ini.

Untuk diketahui, Nasida Ria belum lama ini diundang ke Jerman untuk tampil di sebuah acara. Ini bukan kali pertama. Tapi sudah beberapa kali. “Untuk kegiatan ini (Anugerah Jawa Pos Radar Semarang) Alhamdulillah luar biasa. Sukses untuk Jawa Pos Radar Semarang semoga bisa terus bertahan dalam keadaan apapun,” ucap Choliq Zain.

Nazla Zain,  putri H. Choliq Zain menambahkan, sebagai anggota termuda Nasida Ria, masih banyak yang ingin ia lakukan. Nazla ingin lebih banyak personel Nasida Ria diisi anak-anak muda.

Sejak berdiri, Nasida Ria telah melahirkan 34 album. Plus satu lainnya yang baru saja dirilis. Selain Rien, generasi pertama yang bertahan hingga saat ini adalah Afuwah. Selebihnya telah digantikan anggota dari generasi kedua, ketiga, dan keempat. Lagu fenomenal Nasida Ria berjudul “Perdamaian”. Lagu ini sempat di-cover oleh band musik kondang, Gigi. Dinyanyikan oleh Arman Maulana sang vokalis, tembang “Perdamaian” dinyanyikan ekspresif dengan genre pop rock.

Nasida Ria sendiri lahir dari sebuah gang di Kauman, Semarang,  bernama Mustaram. Di ujung gang itulah, rumah Haji Malik Zain berada. Selain sebagai muazin di Masjid Agung Kauman, Malik juga guru qiraah. Felasufah Zain, putri bungsu Malik Zain, mengenang, setiap Jumat pagi, di teras rumah di Kauman, selalu dipenuhi orang-orang yang mengaji. “Pesertanya banyak sampai meluber sampai ke mulut gang,” kenang Fela yang masih mendiami rumah tersebut. (isk) Editor : Iskandar