Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Kampung Susu Sumogawe Mulai Bangkit Kembali Dengan Adanya Sumogawe Valley

Nurfa'ik Nabhan • Rabu, 22 November 2023 | 05:05 WIB
Pendopo dan Shuttle Bus yang ada di area Sumogawe Valley
Pendopo dan Shuttle Bus yang ada di area Sumogawe Valley

RADARUNGARAN.COM - Sempat berhenti tiga tahun akibat pandemi Covid-19, Kampung Susu Desa Sumogawe, Kecamatan Getasan sudah berjalan kembali.

Ditambah dengan adanya Sumogawe Valley menjadi tempat terpusat kegiatan Kampung Susu Sumogawe. 

Menurut penuturan Kepala Desa Sumogawe, Marsudi Mulyo Utomo, Kampung Susu Sumogawe meruoakan branding untuk Desa Sumogawe atas potensi yang ada.

Terutama produksi susu sapi segar yang melimpah. 

Kemudian Kampung Susu Sumogawe ini memberikan paket wisata edukasi bagi para wisatawan yang berkunjung. Dan mayoritas wisatawan merupakan rombongan pelajar mulai dari PAUD, TK, SD, hingga SMP. 

"Ini setiap weekend sudah banyak yang berkunjung di Sumogawe Valley," katanya. 

Di Sumogawe Valley sendiri memiliki beberapa fasilitas, yakni pendopo, pusat UMKM, dan beberapa gazebo. Nantinya dibagian atas akan dibangun fasilitas tempat bermain untuk anak. 

"Nantinya di bagian atas ada penambahan untuk tempat permainan anak. Karena kebanyakan tamu wisata dari anak-anak," ujarnya. 

Tidak hanya itu, di Sumogawe Valley juga sering digunakan untum acara-acara yang lainnya. Seperti agenda karang taruna dan perkumpulan PKK. 

Marsudi menyebutkan Sumogawe Valley ini sekaligus menjadi ruang terbuka hijau yang ada di Desa Sumogawe. Serta untuk mendukung para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya. 

"Disini banyak produk UMKM nya bahkan pelaku UMKM di Desa Sumogawe terdapat sekitar 82 kelompok. Mayoritas mereka mengolah susu menjadi seperti sabun, permen, stik susu, dan banyak lagi," terangnya. 

Bahkan produksi susu di Desa Sumogawe sendiri bisa mencapai 60 ribu liter per harinya. Sehingga selain dijual segar, para peternak bisa memodifikasi atau mengolah kembali susu tersebut menjadi produk yang berbeda. 

"Ini mungkin bisa dibilang sudah bangkit untuk produksi susu. Karena saat kemarin wabah PMK, membuat produksi susu di Sumbawa menurun hingga 70 persen," pungkasnya. (nun) 

 

Editor : Agus AP
#Getasan #Sumogawe #Kampung Susu #Kabupaten Semarang