Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Dikelilingi Deretan Gunung, Embung Sikembang Jadi Spot Foto Indah 

Magang Radar Semarang • Kamis, 19 September 2024 | 15:47 WIB
Dari gardu pandang Embung Sikembang pengunjung dapat menikmati view alami sederet gunung. Wakhidatul Arifah/Jawa Pos Radar Semarang
Dari gardu pandang Embung Sikembang pengunjung dapat menikmati view alami sederet gunung. Wakhidatul Arifah/Jawa Pos Radar Semarang

RADARSEMARANG.ID - Magelang memiliki berbagai destinasi wisata alam yang memikat. Salah satunya Embung Sikembang.

Sebenarnya embung atau danau ini dibangun untuk pengairan. Namun berkembang menjadi tempat wisata yang memikat.

Embung Sikembang berada di Desa Pagergunung, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. Dari Kota Magelang berjarak sekitar 29 km dengan waktu kurang lebih 53 menit.

Dari Kota Magelang menuju Embung Sikembang aksesnya sangat mudah. Melewati Jalan Sunan Geseng Grabag-Kopeng Salatiga.

Embung atau danau ini dibangun pada tahun 2020.Fungsi utama embung ini untuk pengairan.

Wilayah Kecamatan Ngablak memang dikenal sebagai kawasan pertanian. Warga setempat menanam sayur-mayur.

Menurut Kepala Desa Pagergunung Wahkrodi, ide awal membangun embung dari tokoh masyarakat setempat dan pegiat wisata Mul Budi Santoso. 

“Dari ide tersebut lalu dibantu mahasiswa teknil sipil yang sedang melaksanakan KKN,”ujarnya.  

Embung Sikembang untuk saluran mengairi lahan perkebunan di musim kemarau. Sekaligus destinasi wisata Embung Sikembang Pagergunung. Wisata ini menawarkan berbagai fasilitas yang cukup memadai.

Di antaranya, ruko, toilet, area parkir, lapangan, dan kolam renang yang cocok untuk anak-anak.

Yang menjadi daya tarik tersendiri adalah gardu pandang. Dari gardu pandang ini pengunjung dapat menyaksikan view menarik di sekeliling embung. Pengunjung dapat menikmati pemandangan  alam dengan deretan gunung yang indah.

Ada Gunung Andong, Merbabu, Sumbing, Telomoyo, dan perbukitan di atas gardu pandang. Selain itu pengunjung disuguhi hamparan perkebunan sayuran dengan suasana yang sejuk.

Bagi pengunjung yang ingin camping, tersedia camping ground yang saat ini tengah dalam pembangunan.

Wahkrodi menambahkan Embung Sikembang ramai pengunjung saat libur nasional dan weekend.

Pada hari-hari tertentu jumlah pengunjung yang datang sekitar 100 orang dalam sehari. Salah seorang pengunjung Eva mengaku mengetahui Embung Sikembang dari sosial media.

“Saya lihat-lihat pemandangannya indah dengan suasana yang sejuk. Banyak spot foto menarik dan tempat duduk untuk bersantai. Dari rumah saya Pakis, tidak jauh. Jadi saya tertarik berkunjung ke sini,” ungkap Eva.

Sampai saat ini pengelola belum menarik tarif  tiket masuk. Pengunjung hanya hanya cukup bayar parkir karena wisata ini belum selesai dalam tahap pembangunan.

Ditargetkan pembangunan akan selesai pada Desember 2024 dan langsung diresmikan pada akhir tahun tersebut.

“Sekali lagi saya sampaikan bahwa pengunjung belum dipungut biaya hanya parkir saja,”tandasnya. (mg19/lis)

Editor : Baskoro Septiadi
#embung sikembang #Disporapar Jateng