RADARSEMARANG.ID, Semarang – Lima daerah di wilayah Semarang Raya menyatakan siap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.
Kesiapan itu mengemuka dalam rapat koordinasi bersama KONI Jawa Tengah di Kantor KONI Jateng, Kompleks Jatidiri Semarang, belum lama ini.
Terlihat dalam rapat tersebut Wakil Ketua Umum II KONI Jateng Soedjatmiko, Ketua KONI Kota Salatiga Agus Purwanto yang juga ditunjuk sebagai koordinator KONI Semarang Raya, Ketua KONI Kabupaten Semarang Dody Prasetyo, Ketua KONI Kendal Subur Isnadi, Ketua KONI Demak Yudo Astiko, Sekretaris KONI Kota Semarang Teguh Setyono, dan Wakil Ketua KONI Kota Semarang Hely Sulistyanto.
Baca Juga: Isu Gaji ASN Naik Tahun Depan? Begini Penjelasan Lengkap Pemerintah dan Kemenpan RB
Agus Purwanto menjelaskan, seluruh daerah di Semarang Raya sudah melakukan langkah-langkah persiapan.
Namun, ada sejumlah kendala teknis yang masih perlu dikoordinasikan.
“Semua persiapan sudah kami jalankan. Hanya saja, kami masih menunggu kejelasan batas hak dan kewajiban antara tuan rumah, KONI Jateng sebagai panitia besar, dan Pengprov cabang olahraga,” ujar Agus.
Pernyataan itu diamini seluruh perwakilan KONI kabupaten/kota. Mereka sepakat untuk segera berkoordinasi dengan kepala daerah masing-masing guna membahas dukungan anggaran.
“Bulan November ini semua daerah sedang menyusun RAPBD 2026. Hasil rapat hari ini akan kami jadikan bahan untuk pengajuan anggaran ke pemerintah kabupaten/kota,” jelas Ketua KONI Demak, Yudo Astiko.
Baca Juga: Banyak Kasus Armada Terbakar, Trans Semarang Kaji Rute Koridor Ekstrim
Sementara Sekretaris KONI Kendal, Joko Pranawa Adi, menyoroti penetapan venue pertandingan yang belum dikonfirmasi oleh Pengprov cabang olahraga.
“Di Kendal, belum ada Pengprov yang datang mengecek kesiapan venue. Kami harap segera ada kejelasan agar penataan bisa dilakukan lebih awal,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum II KONI Jateng Soedjatmiko menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan materi tentang tata kerja dan pembagian tugas antara tiga pihak: PB Porprov, Pengprov cabang olahraga, dan tuan rumah.
“Sudah kami susun 22 item tanggung jawab, mulai dari biaya penyelenggaraan, akomodasi atlet, hingga kebutuhan operasional pertandingan,” papar Soedjatmiko.
Dalam rancangan itu, PB Porprov akan menanggung biaya penyelenggaraan dan akomodasi atlet.
Pengprov cabang olahraga bertanggung jawab atas honor wasit, juri, dan kebutuhan teknis pertandingan.
Baca Juga: Update Terbaru TPG TW 3, Guru ASN dan Non-ASN di Indonesia Mulai Terima Dana Profesi November 2025
Sementara tuan rumah menyiapkan venue, tim medis, keamanan, serta pelaksanaan upacara pembukaan dan penutupan.
Rencananya, pembukaan Porprov akan digelar di Stadion Jatidiri Semarang, sedangkan penutupan di Stadion Utama Kendal.
KONI Jateng sendiri masih menimbang tiga opsi waktu pelaksanaan, salah satunya pada 9–15 September 2026.
“Dalam waktu dekat akan kami keluarkan SK resmi yang mengatur hak dan kewajiban seluruh pihak,” tegas Soedjatmiko. (fgr)
Editor : Baskoro Septiadi