Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Dua Pemuda di Gunungpati Semarang Dibacok dan Dipukuli Gerombolan Pemotor, Begini Kronologinya

Muhammad Hariyanto • Kamis, 25 Januari 2024 | 01:59 WIB
Dua orang menjadi korban pembacokan oleh gerombolan pemotor tak dikenal di daerah Kecamatan Gunungpati Semarang.
Dua orang menjadi korban pembacokan oleh gerombolan pemotor tak dikenal di daerah Kecamatan Gunungpati Semarang.

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Dua orang menjadi korban pembacokan oleh gerombolan pemotor tak dikenal di daerah Kecamatan Gunungpati.

Pelaku diketahui berjumlah tujuh orang yang diduga juga hendak melakukan kejahatan.

"Iya, ada dua orang korban, yang depan mengalami luka di bagian kepala, yang satu (pembonceng) mengalami luka memar mata sebelah kanan, dipukuli para pelaku," ungkap Kapolsek Gunungpati, Kompol Muhammad Nurkholis kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (24/1).

Korban bernama Yoga Bayu dan Ulya, warga Ungaran, Kabupaten Semarang.

Sedangkan peristiwa ini di jalan turunan Ampel Gading arah Unnes Sekaran Gunungpati, Selasa (23/1) sekitar pukul 23.30.

Kejadian bermula saat korban berboncengan mengendarai motor Honda Win.

"Korban baru pulang dari rumah temannya, mau ke tempat pelatihan kerja di Ungaran. Kemudian, pas melintas lokasi kejadian menyalip rombongan di depannya," katanya.

Rombongan yang disalip korban ada tiga motor saling berboncengan.

Tiba-tiba rombongan tersebut mengejar dan menarik jaket korban Bayu, hingga motor yang dikendarai berhenti.

Kemudian para pelaku melakukan pemukulan dan menyabetkan senjata tajam mengenai kepala korban Ulya.

"Korban juga melakukan perlawanan dan berhasil kabur menuju rumah kos sekitaran lokasi kejadian. Sambil teriak-teriak kemudian kedengaran penghuni kos. Lalu para pelaku dilawan dan pada kabur," jelasnya.

Anggota Reskrim Polsek Gunungpati juga telah memintai keterangan korban, dan melakukan pengecekan TKP.

Sedangkan ciri-ciri pelaku, dua diantaranya berboncengan mengendarai motor Supra 125 dan Honda Scoopy.

Diduga, gerombolan tersebut melakukan kejahatan. Namun korban berhasil menyelamatkan diri.

"Diduga begal, ada tujuh orang, dan ada yang membawa senjata tajam. Kerugian nihil, karena dilawan korban, dan hanya mengalami luka. Ini masih kita lakukan penyelidikan," pungkasnya. (mha/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Gerombolan #pembacokan #Gunungpati