RADARSEMARANG.ID - Siomay menjadi salah satu jajanan cukup banyak digemari. Jajanan asal negeri Mongol Tiongkok biasa disajikan dengan rasa gurih khas ikan tenggiri dengan cocolan sambal kacang dan kecap asin atau manis.
Jika ada penggemar jajanan ini, perlu mencoba siomay legendaris. Yakni di Rumah Makan Siomay Bandung Ibu Marlina yang terletak di Jalan Kalimas Barat, Nomor A11 RT 007 RW 001, Panggung Lor, Semarang Utara.
Di rumah makan ini, ada bisa menikmati berbagai macam varian siomay. Sebab sesuai namanya, siomay menjadi menu utama dan adalah rumah makan milik Marlina.
Legend, karena memang RM ini dari sisi usia sudah 42 tahun. Ya, RM sudah dirintis Marlina sejak 1981 silam.
Ia memang sejak awal menjual siomay bandung yang terbuat dari ikan tenggiri. Makanya, tak ayal warung ini menjadi banyak jujugan bagi penggemar siomay di Kota Semarang dan sekitarnya.
Rasa siomay kenyal dan lembut. Disajikan dengan kentang, tahu, kol, pare, kembang tahu, telor tujuh macam. Jadi pelanggan bisa memilih sendiri sesuai dengan kemauannya.
"Khas kami memang selalu pakai ikan tenggiri. walaupun harganya sedikit mahal tapi kualitasnya terjaga. Sebab jika tidak ikan tenggiri, maka bisa dipastikan rasanya beda," ucap Marlina.
Marlina mengaku, memutuskan berjualan Siomay karena pengalamannya berjualan siomay di sewaktu tinggal di Bandung.
Kemudian pindah ke Semarang tahun 80-an dan mencoba membangun usaha siomay kembali. “Dari dulu sampai sekarang, siomay ini saya buat sendiri,” ucap Marlina.
Pembuatan siomay khas Bandung diakuinya cukup mudah. Siomay ia buat seminggu dua kali. Setelah itu, ia simpan di freezer agar tetap terjamin rasanya.
“Jadi tidak setiap hari bikin. Karena pembuatan siomay sendiri butuh tenaga banyak,” tandasnya.
Berbeda dengan siomay, untuk bumbu atau sambalnya ia harus bikin setiap hari.“Supaya rasa bumbunya terasa, sehingga pelanggan juga senang karena disajikan fresh,” tuturnya.
Warung makan miliknya buka setiap hari. Dari pukul 07.00–18.00 WIB. Kalau hari minggu tutup pukul 17.00 WIB.
Terdapat 5 meja panjang dengan bangku berjumlah keseluruhan 34 di tempat makan ini cocok untuk berkumpul ramai-ramai bersama keluarga.
Pelanggan yang datang juga dari berbagai kalangan mulai dari pegawai kantor, anak sekolah dan lain sebagainya. (mg5/mg6/mg7/bud)
Editor : Baskoro Septiadi