RADARSEMARANG.ID, Uang memang segalanya. Sampai-sampai kehidupan pasangan suami istri harus kandas karena masalah ekonomi.
Hal ini pula yang terjadi pada John Dori dan Lady Sandi. Hobi John Dori yang suka main trading justru mengantarkan rumah tangganya ke jurang perpisahan.
Salah langkah, John Dori pun rugi habis-habisan. Saham yang dibeli turun drastis. Suami Lady Sandi ini pun rugi banyak.
Padahal uang yang dipakai adalah hasil tabungannya bersama Lady Sandi untuk beli rumah.
Mengetahui hal itu Lady Sandi mutung. Istri John Dori ini marah habis-habisan.
Meski suaminya berusaha meminta maaf, tapi sama saja amarahnya telanjur membuncah.
Empat tahun menabung, hidup hemat, rela ngontrak demi punya rumah, malah habis dalam sekejap.
“Sopo sing ra jengkel, tabungan kanggo tuku omah malah meneng-meneng kanggo dolanan trading. Rugi sisan,” jelas Lady Sandi.
John Dori pun berusaha mengembalikan keadaan seperti semula. Namun tetap saja, sudah berjuang keras, hasilnya nihil.
Bukannya selesai, malah nambah masalah. Untuk menutup kekurangan bahkan sampai berutang.
“Ngerti ra nduwe duit, utang rono-rene, suwi-suwi numpuk, ditagih debt collector,” imbuhnya.
Tak pernah dibayar utangnya semakin menumpuk. Hidupnya pun tak tenang. Hari-harinya selalu ditagih utang.
“Meh mbayar piye? Duit wae ra nduwe,” akunya.
Sejak saat itu, hubungan mereka mulai retak. Rumah tangganya tak bisa diselamatkan.
Lady Sandi merasa kecewa dan jengkel karena harus menanggung beban utang yang bukan keputusannya.
Ia pun mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama. Kini keduanya masih menjalani sidang perceraian.
“Wis kadung ajur, tresno yo luntur,” tandasnya. (kap/ton)
Editor : Tasropi