
RADARSEMARANG.ID - Ketika motor laki produk Honda yakni Honda Tiger dan MegaPro meramaikan suasana jalan ditanah air, Honda telah lebih dulu memiliki GL Pro yang cukup dikenal pada era 1990-an. Salah satu varian GL Pro adalah Honda GL Pro Black Engine.
Honda GL Pro Black Engine ini ciri khasnya adalah mesinnya berwarna hitam, memiliki desain klasik dengan tangki mengotak, serta dapur pacu 4-tak berkapasitas 144,7 cc.
Meski usianya sudah tak muda lagi alias lebih dari 30 tahun, GL Pro Black Engine masih menarik perhatian penggemar motor lawas yang menyukai kendaraan dengan konstruksi sederhana dan karakter mesin khas.
Baca Juga: Suzuki Vitara vs Escudo: Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Mesin, Fitur dan Penggeraknya
Jadi, apa yang membuat Honda GL Pro Black Engine ini sulit dilupakan dan apa bedanya dengan varian GL Pro lainnya?
1. Honda GL Pro Black Engine Hadir pada 1992
Honda GL Pro Black Engine merupakan generasi lanjutan dari GL Pro White Engine yang lebih dahulu hadir pada 1985.
Varian Black Engine mulai dikenal di Indonesia pada 1992 dan umumnya dikaitkan dengan periode produksi 1992–1994.
Nama Black Engine merujuk pada warna hitam di bagian mesinnya. Perubahan tersebut menjadi identitas visual yang membedakannya dari generasi White Engine yang menggunakan warna mesin lebih terang.
Kehadiran model ini memperlihatkan upaya Honda mempertahankan posisi GL Pro di segmen motor sport 4-tak berkapasitas menengah.
Pada masa itu, motor sport dengan kapasitas sekitar 145 cc menjadi salah satu pilihan bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan untuk perjalanan harian maupun jarak jauh.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





