
RADARSEMARANG.ID - Honda GL Pro dan Yamaha RX-Z pernah menjadi bagian dari perjalanan motor sport di era tahun 1980-1990. Pada saat itu, baik Honda GL Pro maupun RX-Z, sama-sama memiliki penggemar fanatik, tetapi menawarkan pengalaman berkendara yang berbeda.
Baca Juga: Suzuki Vitara vs Escudo: Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Mesin, Fitur dan Penggeraknya
Honda GL Pro mengandalkan mesin 4-tak 145 cc yang dikenal memiliki karakter tenaga lebih halus dan cocok untuk penggunaan harian. Sementara Yamaha RX-Z hadir dengan mesin 2-tak 133 cc yang menawarkan respons putaran mesin lebih spontan serta sensasi khas motor dua langkah.
Menarik untuk kita bandingkan Honda GL Pro dan Yamaha RX-Z, apa saja yang membuat keduanya berbeda?
Sejarah Honda GL Pro dan Yamaha RX-Z
Honda GL Pro hadir di Indonesia pada 1985 sebagai bagian dari pengembangan keluarga motor sport Honda. Generasi pertamanya dikenal dengan julukan White Engine karena blok mesinnya memiliki warna terang atau keperakan.
Motor ini menggunakan mesin 4-tak berkapasitas 144,7 cc. GL Pro White Engine kemudian beredar hingga 1991 sebelum dilanjutkan GL Pro Black Engine pada 1992.
Sementara itu, Yamaha RX-Z lebih dahulu diperkenalkan di kawasan Asia Tenggara pada 1985. Motor ini populer di Malaysia dan Singapura sebelum masuk ke pasar Indonesia pada akhir 1980-an.
Sejumlah sumber otomotif menyebut RX-Z mulai masuk Indonesia pada 1987, sementara sumber lain mencatat kehadirannya melalui impor pada 1989. Karena itu, tahun tersebut sebaiknya dipahami sebagai periode awal peredarannya, bukan satu tanggal peluncuran yang sudah pasti.
Berbeda dengan GL Pro yang mengandalkan mesin 4-tak, RX-Z menjadi salah satu pilihan motor sport Yamaha bermesin 2-tak dengan desain lebih sporty dan karakter berkendara yang agresif.
Desain Honda GL Pro Lebih Klasik, RX-Z Lebih Sporty
Dari sisi tampilan, kedua motor ini membawa identitas yang cukup berbeda.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





