RADARSEMARANG.ID, Kendal - Ribuan warga Kendal tumplek blek mengikuti tradisi arak-arakan kubah Masjid Qofa di Desa Tlahab, Kecamatan Gemuh, Kendal Minggu (16/7).
Hal itu sebagai wujud gotong royong dan syiar agama Islam.
Arak-arakan kubah masjid dimulai dari Pondok Pesantren Al Huffad Darul Khittoh menuju Masjid Qofa. Yakni menempuh jarak hingga 350 meter.
Selanjutnya, kubah itu digotong dengan diiringi genjringan rebana dan salawat yang dikumandangkan para warga.
Anak-anak yang membawa kembang manggar turut serta meramaikan tradisi ini.
Sesampainya di lokasi masjid, para warga berdoa bersama tokoh agama.
Kemudian, lantunan salawat kembali dikumandangkan mengiringi kubah menuju ke bagian atap Masjid Qofa.
Momen ini terasa sakral dan khidmat. Pasalnya, Ngarak Mustoko atau arak-arakan kubah masjid ini, hanya dilakukan dalam pembangunan masjid.
Selain itu, biasa digelar dalam proses penggantian kubah lama.
"Ini adalah momen langka. Pemasangan kubah juga menjadi simbol bahwa pembangunan Masjid Qofa hampir selesai," ungkap Ahmad Soleh, ketua panitia pembangunan masjid.
Soleh mengatakan, masjid ini merupakan peninggalan nenek moyang yang berusia lebih dari 80 tahun.
Masjid berukuran 15x15 meter ini mampu menampung 300 jamaah. Adapun bangunan masjid nantinya hampir mirip dengan Masjid Agung Demak.
"Insyaallah masyarakat akan lebih nyaman saat beribadah," katanya.
Anggota DPRD Jawa Tengah Benny Karnadi mengatakan, pemasangan mustoko ini sebagai simbol syiar Islam.
Serta menjadi sarana kemakmuran masyarakat sekitar masjid.
Sementara Anggota DPR RI Mujib Rohmat berharap, pembangunan masjid segera selesai agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
Yakni untuk beribadah maupun kegiatan sosial lainnya.
"Semoga bisa segera dimanfaatkan dan menjadi pusat komunikasi masyarakat sekitarnya," harapnya.
Usai pemasangan kubah, para warga berkumpul di masjid untuk menyantap tumpengan.
Hal itu dinilai sebagai simbol keberkahan atas naiknya kubah di atap masjid. (dev/bas)
Editor : Baskoro Septiadi