Pendidikan tidak hanya dapat diperoleh dari jalur formal namun juga nonformal. Keberhasilan seseorang dalam pendidikan akan terkait dengan hasil belajar yang dicapainya.
Hasil belajar tersebut tercermin pada nilai atau ukuran lainnya yang mencerminkan tingkat ketercapaian seseorang dalam pendidikan. Hasil belajar seseorang akan dipengaruhi oleh faktor-faktor baik internal maupun eksternal.
Faktor internal tersebut di antaranya fisiologis dan psikologis siswa. Sedangkan faktor eksternal meliputi lingkungan dan fasilitas sekolah.
Untuk menunjang suksesnya proses belajar mengajar, diperlukan fasilitas yang mendukung dan memadai dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
Fasilitas adalah peralatan atau perlengkapan yang secara langsung dipergunakan untuk menunjang proses pendidikan, khususnya proses belajar mengajar seperti gedung ruang, meja, kursi, serta alat dan media pembelajaran (Mulyasa, 2011).
Dalam melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar di sekolah dibutuhkan beberapa fasilitas penunjang untuk melangsungkan proses pembelajaran agar berlangsung dengan baik.
Selain itu, penggunaaan fasilitas pada proses pembelajaran dibuat atau digunakan untuk mengetahui pemahaman kepada siswa terhadap materi yang telah disampaikan guru kepada siswa.
Fasilitas pembelajaran yang mendukung dan memadai dapat memudahkan guru dan siswa bahkan sekolah itu sendiri untuk mencapai tujuan pembelajaran yang efektif.
Fasilitas belajar yang kurang mendapatkan perhatian sekolah akan menurunkan semangat belajar dalam diri siswa.
Selain itu, kenyamanan dan motivasi belajar juga akan berkurang dikarenakan kurangnya fasilitas untuk menunjang kegiatan pembelajaran. Maka, sekolah, pemerintah terkait, serta orang yang bersangkutan dalam dunia pendidikan harus berupaya keras dalam memberikan fasilitas yang memadai untuk siswa.
Hal tersebut dilakukan untuk membuat pembelajaran di sekolah menjadi nyaman dan dapat menumbuhkan motivasi yang kuat untuk mengikuti tiap proses kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Pada proses pembelajaran tentu harus memiliki fasilitas yang mendukung dan memadai. Jika sekolah tidak memiliki fasilitas atau kekurangan fasilitas untuk menunjang kegiatan pembelajaran, akan memberikan dampak buruk terhadap semangat dan motivasi siswa dalam pembelajaran.
Kurangnya fasilitas sekolah akan memberikan dampak terhadap nilai atau penilaian terhadap pengetahuan siswa. Kurangnya fasilitas ini membuat pembelajaran di sekolah berjalan kurang optimal dan tidak mencapai tujuan yang diinginkan.
Setiap satuan pendidikan wajib memiliki fasilitas seperti perabot, alat dan media pembelajaran serta buku dan sumber belajar lainnya, dan gedung sekolah yang layak.
Dari semua permasalahan mengenai fasilitas untuk menunjang proses pembelajaran, diperlukan solusi untuk mengatasi hal tersebut. Untuk mengatasi permasalahan yang terjadi dapat dikaji dalam penelitian oleh beberapa orang terkait di bidang pendidikan. Sehingga dapat mengetahui bagaimana fasilitas yang dibutuhkan untuk memperoleh kesiapan belajar siswa.
Pemerintah juga harus memperluas dan meratakan kesempatan kepada sekolah yang kurang mampu untuk menyediakan fasilitas yang layak dan memadai. Fasilitas belajar yang mendukung dan memadai akan memudahkan guru, siswa bahkan sekolah untuk mencapai tujuan pembelajaran yang efektif.
Penggunaan fasilitas yang memadai dan digunakan dengan baik akan memberikan dampak baik terhadap motivasi dalam diri siswa itu sendiri. (*/lis)
Guru SDN 1 Rajawana, Kec. Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga Editor : Agus AP