Dalam pembelajaran IPA guru dituntut dapat menerapkan metode pembelajaran. Sehingga siswa akan lebih memahami materi secara nyata berdasarkan fakta yang dilihatnya, serta dengan penerapan metode pembelajaran, siswa akan lebih bersemangat dalam mengikuti pelajaran. Berbagai macam metode pembelajaran dapat digunakan dalam pembelajaran IPA. Maka dalam pembelajaran IPA materi cahaya dan sifat-sifatnya, penulis akan menerapkan metode eksperimen.
Menurut Winarno (1980) metode eksperimen pemakaiannya akan beriringan dengan induktif yaitu suatu penarikan kesimpulan berdasarkan sejumlah bukti, fakta dan data dari keadaan yang diamati melalui eksperimen. Metode eksperimen dimaksudkan sebagai kegiatan guru atau siswa untuk mencoba mengerjakan sesuatu serta mengamati proses dan hasil dari percobaan. Dari batasan ini dapat ditandai bahwa metode eksperimen berpusat ada pengamatan terhadap proses dan hasil eksperimen. Metode eksperimen merupakan format interaksi belajar mengajar yang melibatkan logika induktif untuk menyimpulkan pengamatan terhadap proses dan hasil percobaan yang dilakukan, eksperimen yang dilakukan secara perorangan maupun berkelompok.
Pemakaian metode eksperimen dalam kegiatan belajar mengajar bertujuan untuk mengajar bagaimana menarik kesimpulan dari berbagai fakta, informasi atau data yang berhasil dikumpulkan melalui pengamatan terhadap proses eksperimen, mengajar bagaimana menarik kesimpulan dari fakta yang terdapat pada hasil eksperimen yang sama, melatih siswa merancang, mempersiapkan, melaksanakan dan melaporkan hasil percobaan, dan melatih siswa menggunakan logika induktif untuk menarik kesimpulan dari fakta, informasi atau data yang terkumpul.
Keunggulan-keunggulan metode eksperimen yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar, yaitu siswa secara aktif terlibat mengumpulkan fakta, informasi atau data yang diperlukan melalui percobaan yang dilakukan, siswa memperoleh kesempatan untuk membuktikan kebenaran teori secara empiris melalui eksperimen sehingga siswa terlatih membuktikan ilmu secara ilmiah tidak asal-asalan, siswa berkesempatan untuk melaksanakan prosedur metode ilmiah dalam rangka menguji hipotesis, membuat peserta didik percaya pada kebenaran kesimpulan percobaan sendiri, peserta didik aktif terlibat mengumpulkan data, informasi atau daya yang diperlukan, dan hasil belajar menjadi kepemilikan peserta didik bertahan lama.
Adapun pembelajaran IPA materi cahaya dan sifat-sifatnya, menerapkan metode eksperimen dalam sifat-sifat cahaya yang terdiri atas cahaya merambat lurus, cahaya menembus benda bening, cahaya dapat dipantulkan dan cahaya dapat dibiaskan.
Langkah-langkah penerapan metode eksperimen, yaitu guru menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa, guru membentuk kelompok belajar, guru menyuruh siswa menyiapkan alat dan bahan eksperimen, guru membagikan LKS, siswa mengerjakan LKS, guru mengawasi kinerja kelompok dan memberikan bantuan bagi kelompok yang mengalami kesulitan, ketua kelompok melaporkan hasil kerja kelompok dan kelompok lain menanggapi, dan terakhir guru dan siswa mengambil kesimpulan. (gb2/ida)
Guru SDN.Sidoharjo 02, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal Editor : Agus AP