RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang kembali menggelar bazar pangan murah Kamis (4/4).
Dalam hitungan beberapa jam seluruh komoditas yang disediakan ludes terjual dan dibeli oleh masyarakat yang datang.
Bazar tersebut merupakan agenda rutin tahunan oleh Dispertanikap Kabupaten Semarang. Disamping untuk stabilisasi harga dan pasokan, juga untuk menekan inflasi yang ada.
Beberapa komoditas seperti beras, minyak goreng, gula pasir, cabai, telur ayam, bawang merah, dan bawang putih. Selain itu juga terdapat beberapa stand UMKM binaan.
Kepala Dispertanikap Kabupaten Semarang, Moh Edy Sukarno mengatakan pelaksanaan bazar tersebut menggandeng para petani dan peternak binaan Dispertanikap Kabupaten Semarang.
Selian itu juga menggandeng Bulog untuk menyediakan beras, gula pasir, dan minyak goreng.
"Untuk beras kita ambil dari petani sebanyak 2,5 ton dan dari Bulog 500 kilogram. Sedangkan untuk cabai dari kelompok tani kita ambil sekitar 150 kilogram, bawang merah 150 kilogram dan telur kita ambil dari peternakan di Getasan 300 kilogram. Sedangkan gula dan minyak goreng kita minta tolong ke Bulog sebanyak 400 kilogram," ungkapnya.
Pelaksanaan bazar tersebut bertujuan untuk stabilitas harga dan pasokan beberapa komoditas yang disasar.
Kemudian juga untuk meningkatkan daya beli dan produk petani bisa terbantu untuk dipasarkan.
"Untuk beras sendiri dari bulan Maret dan Mei ini suplai atau pasokannya sudah mulai aman dibandingkan dari bulan Januari hingga Februari," ujarnya.
Diakuinya komoditas yang paling besar antusiasnya yang dibeli oleh warga yakni beras dan telur. Terbukti setelah beberapa jam dibuka, stok telur ayam sudah habis terjual.
Hal tersebut dikarenakan adanya selisih harga yang lebih murah dibandingkan dipasaran. Untuk beras sendiri dijual dengan harga Rp 12.600 per kilogram dan telur ayam Rp 23.500 per kilogram.
"Kemudian untuk bawang merah fan bawang putih tidak kami jual kiloan tetapi kita buatkan paket Rp 10 ribuan," jelasnya.
Edy berharap dengan adanya pelaksanaan bazar pangan murah ini bisa membantu masyarakat dan juga para petani serta peternak.
Dimana untuk pemasaran stok atau produk pertanian dan peternakan bisa difasilitasi serta membantu keterjangkauan harga di masyarakat.
Sementara itu, Bupati Semarang, Ngesti Nugraha yang hadir juga langsung ikut melayani warga yang sudah mengantre untuk mendapatkan sembako murah tersebut. Ia juga ikut membungkuskan beras dan komoditas lainnya.
"Ini merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian dan komoditas yang disediakan juga dijual apa adanya dalam rangka membantu stabilisasi harga yang ada di pasaran," terangnya.
Di sisi lain, bazar serupa juga dilaksanakan di tiga kecamatan. Diantaranya di Kecamatan Sumowono, Kecamatan Banyubiru, dan Kecamatan Ambarawa.
"Kemudian besok ada empat titik lagi. Semoga dengan bahan-bahan pokok yang murah ini membantu masyarakat menjelang hari raya Idul Fitri," pungkasnya. (nun/bas)
Editor : Baskoro Septiadi