RADARSEMARANG.ID - Dalam sepakbola kita mengenal istilah lemparan ke dalam atau throw-in untuk memulai kembali permainan ketika bola keluar lapangan dari sisi kanan atau kiri.
Lemparan ke dalam bisa juga menjadi senjata mematikan bagi lawan dalam proses mencetak gol.
Hal itu dibuktikan dengan gaya lemparan ke dalam pemain Timnas Indonesia Pratama Arhan yang kerap menjadi proses awal terciptanya gol.
Bahkan lemparan ke dalam ala Pratama Arhan dipuji oleh salah satu media asal Argentina, La Nacion.
Media tersebut mengungkapkan jika bek Timnas Indonesia tersebut adalah salah satu pemain yang paling membahayakan lini pertahanan Argentina lewat kemampuan lemparan ke dalamnya.
“Bek itu (Pratama Arhan) adalah orang yang paling berbahaya di gawang tim nasional (Argentina) dengan teknik yang sangat khusus, yakni lemparan ke dalam,” tulis La Nacion dalam laporannya, Senin, 19 Juni 2023.
“Setiap kali dia (Pratama Ahan) melakukan lemparan ke dalam dari sektornya, dia menggunakan seluruh kekuatan untuk mengirim (bola) dalam bentuk umpan silang.”
Lemparan ke dalam Arhan juga berhasil membawa Indonesia menang 3-2 dari Vietnam saat laga SEA Games 2023.
Kala itu, Arhan mencetak dua assist melalui lemparan ke dalamnya di laga semifinal pesta olahraga se-Asia Tenggara tersebut.
Gol pertama tercipta dari Komang Teguh Trisnanda di menit ke-10 usai memanfaatkan lembaran ke dalam dari Pratama Arhan.
Hal itu membuat Indonesia memimpin dengan skor 1-0. Di pertengahan babak pertama, Vietnam berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Usai turun minum, gol kedua Indonesia tercipta melalui aksi Marselino Ferdinand yang memanfaatkan bola mentah dari lemparan ke dalam Arhan Maulana. Indonesia pun kembali memimpin 2-1.
Meski Vietnam kembali menyamakan kedudukan, namun Indonesia berhasil menjadi pemenang pada laga itu dan masuk ke babak final.
Selain penting mengetahui apa yang dimaksud dengan lemparan ke dalam, pemain sepakbola wajib melakukan lemparan ke dalam dengan benar.
Jika salah, wasit yang memimpin pertandingan bisa menilai lemparan ke dalam itu tidak sah dan akan meminta sang pemain untuk melakukan lemparan ulang.
Cara melakukan Lemparan ke Dalam yang baik dan benar:
1. Memegang bola dengan kedua tangan. Kemudian, arahkan kaki menghadap ke lapangan dengan keadaan ujung jari kaki yang berada di pinggir garis lapangan.
Posisikan kedua kaki berada di belakang garis lapangan dan menyentuh agar lemparan ke dalam dianggap sah.
2. Melengkungkan punggung. Hal ini bertujuan agar lemparan yang dihasilkan menjadi lebih bertenaga karena kekuatan lemparan dipengaruhi dari bahu dan punggung.
3. Posisikanlah bola di belakang kepala. Pelanggaran akan terjadi jika bola dilempar dari dahi dan lebih ke depan lagi. Lalu, lemparkanlah bola dengan menghentakkan pergelangan tangan.
4. Pemain yang melakukan lemparan ke dalam bisa berlari ke lapangan untuk kembali bermain setelah melemparkan bola. Tapi, dia tidak boleh menyentuh bola yang baru saja dilemparkan sebelum pemain lain menyentuhnya.
5. Untuk bisa memiliki lemparan seperti Pratama Arhan, ancang-ancang dengan jarak yang cukup diperlukan. Selanjutnya, wajib terus dilatih secara berkala. (bas)
Editor : Baskoro Septiadi