Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Ricuh May Day di Semarang, Belasan Orang Diperiksa Polisi

Muhammad Hariyanto • Jumat, 2 Mei 2025 | 02:59 WIB
Aksi May Day di Jalan Pahlawan depan Kantor Gubernur Jateng dan DPRD Jateng berakhir ricuh, Kamis (1/5/2025) pukul 17.00.  (M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
Aksi May Day di Jalan Pahlawan depan Kantor Gubernur Jateng dan DPRD Jateng berakhir ricuh, Kamis (1/5/2025) pukul 17.00. (M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Aksi May Day di Jalan Pahlawan depan Kantor Gubernur Jateng dan DPRD Jateng berakhir ricuh, Kamis (1/5/2025) pukul 17.00.

Sejumlah peserta aksi dari kalangan mahasiswa dan kelompok Anarko juga diamankan kepolisian lantaran diduga melakukan aksi anarkis.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol M Syahduddi mengatakan aksi unjuk rasa di lokasi Jalan Pahlawan terdapat empat elemen buruh.

Mereka menyampaikan aspirasinya dan berlangsung kondusif hingga pukul 17.00.

"Ada empat elemen buruh yang melakukan aksi di Mayday hari ini. Tadi aliansi buruh Jawa tengah sudah menyampaikan aspirasinya dan sudah diterima langsung oleh bapak gubernur Jateng semuanya berjalan dengan kondusif," ungkapnya usai kegiatan pengamanan dilokasi tersebut, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (1/5/2025).

Menurutnya, sesuai undang undang, batas waktu aksi menyampaikan pendapat selesai pukul 18.00.

"Ada sekelompok massa dari kelompok anarko yang dan juga mahasiswa yang langsung melakukan tindakan provokatif dan anarkis. Mereka langsung melakukan pembakaran ban pembakaran fasilitas disekitaran gedung gubernur ini dengan membawa traffic dan juga beberapa spanduk. Namun sempat berhasil kita padamkan," bebernya.

"Ada juga melakukan pengrusakan terhadap pagar-pagar disekeliling taman depan gubernuran, kemudian melemparkan ke arah petugas yang melakukan pemadaman api. Dan juga melakukan pelemparan naik dengan menggunakan batu, kayu, botol air minum maupun benda lain ke arah petugas," lanjutnya.

Kapolrestabes menegaskan, anggota kepolisian melakukan tindakan tegas terhadap peserta aksi tersebut.

Kepolisian mendorong mundur peserta aksi dan melakukan pembubaran terhadap kelompok tersebut yang sudah masuk kategori anarkis.

"Berdasarkan undang undang yang berlaku kami kami melakukan upaya pendorongan dan membubarkan kelompok anarko dan mahasiswa menggunakan kendaraan pengurai massa. Dan saat ini situasi sudah kondusif dan masa sudah kita bubarkan," katanya.

Pihaknya juga mengaku ada sejumlah dari kelompok tersebut yang diamankan dalam tindakan anarkis tersebut.

Sekarang ini mereka yang diamankan sedang dalam pemeriksaan kepolisian di Mapolrestabes Semarang.

"Ada beberapa yang kita amankan yang jelas masih sedang kita dalami sedang kita lakukan pemeriksaan untuk mengetahui motifnya. Belum tahu jumlahnya akan kita informasikan," pungkasnya. (mha/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#may day #semarang #Kapolrestabes Semarang #MAHASISWA #Demo