RADARSEMARANG.ID, Semarang - Pondok Pesantren (Ponpes) Putri Darut Taqwa Semarang di Jalan Ngumpulsari Raya Bulusan Kecamatan Tembalang terbakar. Belum diketahui penyebabnya, namun diduga api berasal dari pembakaran sampah dekat ruang dapur.
Api begitu cepat membesar dan merembet ke ruang lain. Kepulan asap membumbung, sebab ruang salah satu ruang terbakar merupakan tempat penyimpanan bantal, guling dan kasur para santri setempat.
Para santri dan pengurus ponpes yang berada di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan seadanya.
"Diduga api dari dapur dan nyambung atas itu papan di lantai dua," ungkap Salah satu guru di Ponpes tersebut, Uni Fauziah, Kamis (24/8) kemarin.
Kejadian ini pertama kali diketahui kejadian ini ketika penghuni yanga sedang mencuci di kamar mandi dan mencium bau sangit.
Kemudian mengecek ke arah dapur dan melihat api membesar dan menjalar ke plafon dapur yang terbuat dari kayu.
Kejadian tersebut disampaikan kepada penghuni lainnya dan pengurus ponpes untuk berusaha memadamkan api dengan menggunakan ember yang berisi air. Sementara puluhan santri lainnya mengevakuasi barang-barang pribadi ke tempat aman.
"Kemungkinan api berasal dari pembakaran sampah. Sebab, setiap hari Kamis, dapur di ponpes tersebut tidak digunakan. Jadi kemarin itu ada yang bakar sampah dan nggak memastikan benar-benar padam. Kebetulan disini kayu semua, jadi mudah tersulut api," bebernya.
Terlihat sejumlah unit mobil pemadam yang masuk ke area pondok pesantren untuk melakukan upaya pemadaman.
Api berhasil dipadamkan dengan lima unit mobil pemadam kebakaran bergantian dalam proses pemadaman. Tidak adanya kerugian jiwa dalam kejadian ini dan hanya kerugian materiil. (mha/bud)