RADARSEMARANG.ID, KENDAL—Peresmian pabrik PT Hiron Indonesia Industry di KEK Kendal memicu sorotan besar karena dinilai menjadi babak baru industri teknologi pendingin di Indonesia.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menegaskan bahwa investasi Hiron akan menjadi katalis kuat bagi ekonomi daerah dengan mengatakan.
“Ini bukti bahwa Kendal semakin dipercaya industri global dan masyarakat akan merasakan manfaatnya secara langsung,” katanya.
Pabrik tersebut menjadi basis produksi luar negeri pertama dari Qingdao Hiron Commercial Cold Chain Co., Ltd yang selama ini memasok produk pendingin ke enam benua.
CEO Hiron Holding, Shao Wei, menyebut kehadiran pabrik di Kendal sebagai langkah penting strategi global perusahaan dan menambahkan.
“Kami ingin menjadikan Indonesia pusat layanan dan produksi untuk pasar dunia,” tuturnya.
Fasilitas baru itu akan memperkuat rantai pasok global Hiron dan meningkatkan efisiensi layanan bagi konsumen di Asia dan negara-negara lainnya.
Executive Director KEK Kendal, Juliani Kusumaningrum, menilai masuknya Hiron sebagai sinyal percepatan industri berteknologi tinggi dan mengatakan.
“Hiron melengkapi ekosistem manufaktur modern kami dan menambah kekuatan kawasan di sektor elektronik dan pendingin,” ujarmya.
Dengan hadirnya Hiron, KEK Kendal kini mencatat 135 perusahaan dari berbagai negara telah berinvestasi di kawasan tersebut.
Lebih dari 50 perusahaan di antaranya telah beroperasi penuh dan menjadi penopang pertumbuhan industri baru di Jawa Tengah.
Pabrik Hiron pun mempertegas posisi Kendal sebagai salah satu pusat manufaktur modern paling berkembang di Indonesia. (bud)
Editor : Tasropi