Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Cerita Sopir Bank Jateng yang Nekat Bawa Kabur Uang Rp10 Miliar

Falakhudin • Senin, 8 September 2025 | 16:57 WIB
Grafis.
Grafis.

 

RADARSEMARANG.ID — Satu unit mobil Toyota Avanza Veloz warna hitam nomor polisi H 1959 UF, jadi saksi bisu kasus pencurian uang Rp 10 miliar di salah satu bank plat merah di Jalan Slamet Riyadi, Kota Solo.

Tidak ada yang spesial dari mobil itu.

Hanya sebuah mobil standar yang digunakan untuk mobil operasional salah satu bank di Kabupaten Wonogiri.

 

Namun pada Senin (1/9), mobil itu digunakan untuk mengambil uang Rp 11 miliar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Cabang Solo, dan salah satu bank pelat merah cabang Solo.

Diketahui, mobil tersebut dikemudikan oleh sopir bank di Wonogiri berinisial A, yang saat ini tengah diburu oleh petugas kepolisian. 

Usai dari BI mengambil uang Rp 6 miliar, mobil itu kemudian menuju salah satu bank di Jalan Slamet Riyadi untuk mengambil sisa uang.

 

Uang Rp 4 miliar kemudian dimasukkan ke dalam mobil.

Sambil menunggu kekurangan uang Rp 1 miliar, petugas kepolisian yang melekat izin ke toilet, sopir pun kabur dengan mobil yang di dalamnya ada uang Rp 10 miliar.

Polisi menemukan mobil itu di lahan kosong kawasan Perum Puri Gajah Permai, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, pada Rabu (3/9).

Mobil itu terparkir dengan muatan yang sudah kosong.

”Mobilnya sudah ketemu. Iya (cuma ditinggalkan begitu saja di Colomadu),” ujar Kasat Reskrim Polresta Solo AKP Prastiyo Triwibowo.

A, sopir operasional Bank Jateng yang membawa kabur uang hampir Rp 10 miliar, dikenal sebagai sosok yang aktif bersosialisasi di lingkungannya. 

Namun, di balik itu, ia sempat mengeluhkan gaji Rp3 juta yang disebutnya pusing untuk memenuhi kebutuhan susu anak dan lainnya.

 

Seorang tetangga A di Kelurahan Giriwono, Wonogiri, bernama Wahyu, memberikan gambaran mengenai kehidupan sehari-hari pelaku. 

Menurutnya, A merupakan warga yang mudah bergaul dan peduli dengan kegiatan di lingkungan tempat tinggalnya. 

”Kalau berinteraksi di masyarakat ya seperti pada umumnya. Lumrahnya masyarakat, sering bersosialisasi,” ujar Wahyu

Wahyu menuturkan, kepedulian A terhadap lingkungan terlihat saat ia ikut berdiskusi mengenai kegiatan peringatan HUT ke 80 RI. 

Saat itu, kondisi nasional sedang memanas akibat demonstrasi, dan A menanyakan detail perizinan acara. 

Baca Juga: Cuti PPPK Paruh Waktu Menurut Pasal 4 Peraturan BKN Nomor 7 Tahun 2022

 

”Tanya juga apa kegiatannya diizinkan karena sedang ramai demo itu. Diskusinya sampai sedetail itu, dia ada kepedulian dengan kegiatannya,” ungkap Wahyu. 

Meskipun aktif secara sosial, A ternyata pernah mengungkapkan keresahan finansialnya. 

Dalam sebuah obrolan santai bersama warga lain, pelaku sempat menyinggung soal gajinya yang dirasa pas-pasan untuk menopang hidup keluarga. 

”Ada cerita soal gaji di kalangan bapak-bapak itu, dia sempat cerita gaji Rp3 juta tapi juga pusing untuk kebutuhan, susu anak dan yang lainnya,” imbuh Wahyu. 

A diketahui telah menikah dua kali dan memiliki total tiga orang anak. 

Baca Juga: Gaji Pensiunan PNS Gol I II III IV Taspen Akan Cair Mulai September 2025

 

Dari pernikahan pertama, ia memiliki satu anak dan pernikahan kedua memiliki dua anak. 

”Kalau di rumah yang di sini ditempati sudah sekitar 5 tahun,” ujarnya. 

Untuk menopang ekonomi keluarga, istrinya bekerja sebagai pengemudi ojek online sekaligus berjualan pakaian secara daring.

Wahyu mengaku telah mendengar apa yang dilakukan oleh A.

Awalnya ia tak percaya dengan hal itu. 

Sampai akhirnya mencari kebenaran informasi tersebut karena di lingkungan setempat juga ramai diperbincangkan.  

 

Wahyu mengaku sangat terkejut saat pertama kali mendengar kabar kenekatan A. 

Awalnya ia tidak percaya hingga harus memastikan informasi tersebut ke beberapa temannya. 

Gaji Pensiunan PNS 2025 Naik Mulai Kapan Berlaku?
Gaji Pensiunan PNS 2025 Naik Mulai Kapan Berlaku?

”Saya dapat informasi sore, saat itu belum percaya. Sampai saya memastikan telepon ke teman-teman. Saya kaget, karena nekat juga,” ujarnya. 

Baca Juga: Live Streaming Timnas Indonesia vs Taiwan Hari Ini

 

Setelah kejadian itu, Wahyu menyebut suasana di sekitar rumah A menjadi berbeda karena kerap didatangi orang-orang yang tidak dikenal. 

”Entah siapa, bahasanya nyanggong di sana,” tutupnya. (fal) 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

—————————————————

 

Untuk memudahkan Anda mendapatkan informasi terkini, unduh aplikasi radarsemarang.id yang sudah tersedia di Play Store dan App Store.

Dapatkan update berita terbaru! cukup klik link berikut ini:

Play Store : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.promedia.radarsemarang

App Store : https://apps.apple.com/app/radar-semarang/id6745203885

Segera unduh dan nikmati kemudahan dalam mengikuti berbagai informasi menarik!

Editor : Baskoro Septiadi
#Prastiyo Triwibowo #BANK JATENG #Kabupaten Wonogiri #toyota avanza veloz #Perum Puri Gajah Permai #HUT Ke 80 RI #ekonomi keluarga #bank indonesia (bi) #gaji Rp3 juta #Kelurahan Giriwono #sopir operasional Bank Jateng #kabupaten karanganyar #Bank Indonesia #sopir #kasus pencurian uang Rp 10 miliar #susu anak #jalan slamet riyadi #Ojek Online #ojek online (ojol)