Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Arus Balik Lebaran 2026, Ini Jadwal Oneway, Contraflow, hingga Ganjil-Genap Polri

Falakhudin • Selasa, 24 Maret 2026 | 06:15 WIB

 

Arus Balik Lebaran 2026, Ini Jadwal Oneway, Contraflow, hingga Ganjil-Genap Polri
Arus Balik Lebaran 2026, Ini Jadwal Oneway, Contraflow, hingga Ganjil-Genap Polri
 

 

RADARSEMARANG.ID — Jalan tol adalah jalan yang tidak memiliki hambatan, khusus untuk kendaraan roda empat atau lebih.

Seseorang yang berkendara melalui jalan tol wajib membayar biaya tertentu, besarnya biaya tersebut dihitung berdasarkan beberapa hal, seperti jarak yang ditempuh.

Aktivitas di jalan tol sering meningkat banyak saat musim mudik Lebaran, terutama menjelang hari raya ketika jutaan orang berkendara dari kota-kota besar ke kampung halaman mereka.

Baca Juga: THR ASN 2026, Polri, TNI, Pensiunan Segera Cair, Rencana Baru Kementerian Ketenagakerjaan THR Pegawai Swasta Dibayar Paling Lambat H-14 Lebaran

 

Pengaturan jalan tol di Indonesia diurus oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), yang bertugas menyelenggarakan sebagian wewenang pemerintah sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sebenarnya singkatan tol itu dari tax on location, yang artinya pajak diambil berdasarkan lokasi. 

Ini menjadi alasan mengapa pengendara harus membayar beberapa tarif ketika melewati atau menggunakan jalan tol.

Baca Juga: Lokasi dan Waktu Penukaran Uang Baru Buat THR Lebaran di BI Ke-2 yang Masih Tersedia, Begini Cara, Syarat, Solusi Jika Bukti Hilang

 

Tarif yang dikenakan juga tergantung pada jalan tol yang digunakan atau jarak tempuh yang ditempuh oleh setiap pengguna jasa.

Sementara itu, menurut situs bpjt.pu.go.id, sejarah jalan tol di Indonesia dimulai pada tahun 1978 dengan dioperasikannya Tol Jagorawi yang memiliki panjang 59 km (termasuk jalan akses), dan menghubungkan kota Jakarta, Bogor, serta Ciawi.

Bisnis jalan tol merupakan sektor yang menjanjikan.

Proyek infrastruktur dapat menjadi investasi yang menguntungkan dalam jangka panjang karena digunakan oleh masyarakat.

Beberapa konglomerat seperti Salim Group dan Jusuf Hamka mulai memperluas usaha mereka ke sektor tersebut.

Grup Salim yang dipimpin oleh Anthoni Salim memang menjadi salah satu konglomerat yang bergerak di bidang bisnis jalan tol di Indonesia.

 

Reformasi di Indonesia memiliki dampak luas dalam berbagai sektor.

Mabes Polri akan menerapkan beberapa penyesuaian arus lalu lintas di jalur Tol Trans Jawa selama masa arus mudik dan balik Lebaran tahun 2026.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan skema itu digunakan agar bisa mengatasi peningkatan jumlah kendaraan.

Skema rencana pekerjaan yang digunakan adalah contraflow, satu arah hingga sistem ganjil-genap.

"Kita masih akan memberlakukan sistem one way saat arus mudik, dimana kita melakukan kegiatan tersebut mulai dari kilometer 70 (Tol Japek)," ujarnya Rabu (4/3).

Baca Juga: Jadwal Libur Sekolah 2026: Awal Puasa Ramadan, Idul Fitri dan Setelah Lebaran 1447 H, Ini Skema Menko PMK Pratikno

 

Sebelum menerapkan one way, ia mengatakan Korps Lalu Lintas Polri akan membersihkan jalur dan area istirahat.

Setelah itu, saat melakukan normalisasi, petugas juga akan melakukan penyisiran. 

Sistem pembatasan ganjil-genap akan diterapkan mulai dari Gerbang Tol Japek di KM 47 hingga Kalikangkung di KM 414.

Sementara untuk contraflow akan dimulai dari Tol Cipali hingga Japek.

 

Jadwal arus lalu lintas di Tol Trans Jawa untuk arus mudik dan arus balik. 

Arus Mudik Lebaran 2026

1.  Kebijakan satu arah berlaku di Tol Jakarta Cikamppek mulai dari KM 70 sampai Gerbang Tol Banyumanik (KM 421) mulai tanggal 17 hingga 20 Maret 2026, pukul 12.00 sampai 24.00 WIB.

2.  Kebijakan contraflow di GT Karawang Barat (KM 47) hinggaTol Jakarta Cikamppek (KM 70) akan diterapkan mulai 17 sampai 20 Maret 2026, pukul 14.00 sampai 24.00 WIB.

Sementara untuk hari lebaran juga diberlakukan yakni pada 21 Maret pukul 12.00-20.00 WIB, dan 22 Maret pukul 09.00-18.00 WIB.

3.  Kebijakan ganjil-genap akan diterapkan diTol Jakarta Cikamppek mulai dari KM 47 sampai GT Kalikangkung KM 414 pada tanggal 17 hingga 20 Maret 2026, mulai pukul 14.00 hingga 24.00 WIB.

4.  Kebijakan ganjil-genap akan diberlakukan mulai dari GT Cikupa (KM 31) hingga ke Tol Merak (KM 98) mulai 17-20 Maret 2026 pukul 14.00-24.00 WIB.

 

Arus Balik Lebaran 2026

1.  Kebijakan arus balik satu arah akan berlaku mulai dari GT Banyumanik (KM 421)  Jakarta Cikampek (KM 70) pada tanggal 23 hingga 29 Maret 2026, setiap hari dari pukul 12.00 sampai 24.00 WIB.

2.  Penerapan Kebijakan Arus Balik pada Tol Japek (KM 70) hingga GT Karawang Barat (KM 47) akan dimulai mulai 23 hingga 29 Maret 2026 setiap hari pukul 14.00-24.00 WIB.

3.  Kebijakan contraflow untuk arus balik di Tol Jagorawi yang arahnya ke Jakarta akan diterapkan mulai dari KM 21 hingga KM 8 Tol Jagorawi pada tanggal 24 dan 29 Maret 2026, pukul 14.00 sampai 19.00 WIB. 

4.  Kebijakan ganjil-genap (gage) akan diterapkan selama arus balik lebaran mulai dari GT Kalikangkung (KM 414) hingga Tol Japek (KM 47) pada tanggal 23 sampai 29 Maret 2026, mulai pukul 00.00 hingga 24.00 WIB.

5.  Kebijakan ganjil-genap (gage) akan diterapkan saat arus balik lebaran mulai dari Tol Merak (KM 98) sampai Gerbang Tol Cikupa (KM 31) pada tanggal 23 hingga 29 Maret 2026, mulai pukul 00.00 sampai 24.00 WIB.

Baca Juga: Harga Mobil Toyota Alphard 2026, Lebih Gagah dan Modern MPV Premium Terbaik Pilihan Keluarga Cocok Buat Lebaran

 

Sedangkan One Way sekala nasional ini diberlakukan mulai dari KM 70 ruas Jalan Tol di Jakarta - Cikampek, sampai KM 421 Jalan Tol Semarang (Kalikangkung) - Solo.

"Selain adanya one way nasional yang dikendalikan oleh Kakorlantas atau dari Jakarta, kita juga melakukan kegiatan one way lokal," ungkap Kabudhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (9/3/2026).

Kemudian, pelaksanaan sistem satu arah (one way) lokal mulai dari GT Kalikangkung – ruas jalan Tol Semarang ABC – Banyumanik – Ungaran – Bawen – Salatiga – Boyolali dilakukan sesuai dengan diskresi Kepolisian dengan memperhatikan indikator kepadatan lalu lintas.

Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang, Nasrullah, menyebut ruas tol sepanjang 74,9 kilometer memiliki enam gerbang tol: Kandeman, Kalibanteng, Weleri, Kendal, Kaliwungu, dan Kalikangkung.

Rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) akan diterapkan bertahap mulai 17–20 Maret 2026.

 

Operasional kendaraan angkutan barang dibatasi hingga 30 Maret untuk mengurangi beban jalan.

Diskon tarif tol juga disiapkan pada 15–16 Maret untuk arus mudik dan 26–27 Maret untuk arus balik.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi Rabu, 18 Maret 2026 (H-3 Lebaran) antara pukul 03.00–06.00 WIB, sedangkan arus balik diperkirakan memuncak Selasa, 24 Maret 2026.

"Tentunya one way lokal ini berdasarkan diskresi kepolisian, nantinya Bapak Dirlantas akan memantau kepadatan arus lalu lintas yang ada di wilayah Jawa Tengah," katanya.

"Tentunya ini melihat situasi bagaimana hasil monitoring indikator kepadatan arus lalu lintas yang ada di wilayah Jawa Tengah," sambungnya.

Sedangkan arus balik mulai dari KM 421 ruas jalan tol Semarang – Solo sampai dengan KM 70 ruas Jalan Tol Jakarta – Cikampek, Senin (23/3/2026) pukul 12.00 waktu setempat sampai dengan hari Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 waktu setempat.

 

Kemudian, selama periode pelaksanaan arus balik, apabila terjadi kepadatan lalu lintas ke arah Jakarta dapat dialihkan melalui ruas jalan tol Cileunyi – Sumedang – Dawuan (Cisumdawu), ruas jalan tol Padalarang – Cileunyi (Padaleunyi), ruas jalan tol Cikampek – Purwakarta – Padalarang (Cipularang), dan ruas jalan tol Jakarta – Cikampek II Selatan sesuai diskresi Kepolisian dengan memperhatikan indikator kepadatan lalu lintas.

Penerapan sistem one way ini juga adanya Surat Keputusan Bersama (SKB) Dirjen Perhubungan Darat, Kakorlantas Polri, dan Dirjen Bina Marga.

SKB ini juga menerapkan sistem ganjil genap kaitannya arus mudik dan balik lebaran.

Menurut laman resmi Kementerian Perhubungan, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, mengatakan bahwa puncak arus balik diperkirakan terjadi pada hari Selasa, 24 Maret 2026, atau H+3 Lebaran.

Selain puncak arus balik pada 24 Maret, pemerintah juga memperkirakan adanya gelombang arus balik berikutnya pada 25 Maret dan 28-29 Maret 2026. 

Kenaikan jumlah kendaraan diperkirakan akan lebih banyak terjadi di beberapa jalur utama, terutama di jalur Tol Trans Jawa dan area Gerbang Tol Cikampek Utama. 

Aan Suhanan menyarankan para pemudik untuk memanfaatkan kebijakan kerja fleksibel atau work from anywhere (WFA) dengan mengatur waktu untuk kembali ke kota sebelum atau setelah 24 Maret 2026. 

Langkah ini diharapkan bisa meringankan kepadatan dan meningkatkan rasa nyaman serta keamanan bagi para pengguna jalan. 



Pemerintah sudah memberikan beberapa pilihan untuk perjalanan pulang Lebaran 2026 yang lebih aman dan tidak macet. 

Yakni, dengan memanfaatkan tanggal 25, 26, dan 27 Maret.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengatakan bahwa puncak arus balik tahun 2026 diperkirakan terjadi pada tanggal 24 Maret. 

Pada tanggal tersebut direncanakan akan diberlakukan sistem satu arah nasional untuk arus balik dari Kilometer 414 hingga Kilometer 70 Tol Trans Jawa. 

"Ikuti arus balik nasional satu arah yang telah direncanakan sesuai arahan Bapak Kapolri. Kemarin saya sudah melaporkan ke Pak Menhub, Pak Dir Jasa Marga, dan Pak Dir Jasa Raharja. Rencananya, kita akan menandai arus balik pada tanggal 24," ujar Irjen Agus di NTMC Polri, Jakarta, Minggu (22/3/2026). 

 

Irjen Agus mengatakan bahwa beberapa rencana penyusunan arus lalu lintas juga akan dilakukan sebelum 24 Maret. 

Salah satu contoh penerapan one way sepenggal untuk arus balik.

Sejak tanggal 22 dan 23, kami sudah mengambil langkah-langkah strategi. 

"Apakah nanti pada tanggal 23 akan dilakukan tahap pertama dalam bentuk one way lokal, tentu saja kita akan segera merumuskan seperti itu," ujarnya. 

Prediksi puncak arus balik akan terjadi dalam dua gelombang.

Yaitu pada 23-24 Maret dan 28-29 Maret.

 



Irjen Agus menjelaskan bahwa Operasi Ketupat 2026 hingga saat ini masih berlangsung. 

Anggota Polri tetap berada di lapangan untuk memastikan situasi tetap aman selama Lebaran 2026.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A Purwantono, meminta para pengguna jalan bekerja sama dalam memanfaatkan waktu kepulangan saat arus balik, sesuai arahan pemerintah dengan merencanakan perjalanan yang lebih baik.

Ia mengatakan, "Kami meminta kepada seluruh masyarakat yang ingin pulang, agar memilih waktu kepulangan sesuai anjuran pemerintah."

Pihaknya juga mengingatkan pemudik untuk memanfaatkan diskon tarif tol 30 persen selama dua hari pada masa arus balik, yaitu tanggal 26 sampai 27 Maret 2026, di sembilan ruas Tol Jasa Marga Group dengan perjalanan yang terus-menerus.

"Tujuannya sama seperti yang disarankan oleh Bapak Menhub dan Bapak Kakorlantas Polri, yaitu agar volume lalu lintas arus balik dapat dikelola dengan baik dan memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman bagi masyarakat," ujarnya.

Untuk memastikan pelayanan arus balik berjalan lancar di jalan tol milik Jasa Marga Group, Jasa Marga memperkuat layanan di beberapa ruas tol utama dengan meningkatkan operasional gardu tol, menyiapkan armada layanan jalan tol, mengatur lalu lintas secara situasional, serta memastikan petugas di lapangan siap 24 jam sehari.

 

Optimalisasi teknologi melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) terus dilakukan untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time dan membantu pengambilan keputusan yang cepat serta tepat.

Selain itu, informasi juga disebarkan melalui Aplikasi Travoy, Call Center 133, dan Radio Travoy FM untuk membantu pengguna jalan dalam merencanakan perjalanan dengan lebih baik. (fal)

Editor : Baskoro Septiadi
#THR TNI Polri pensiunan #minal aidin wal faizin mohon maaf lahir batin #layanan jalan tol #Jalan tol adalah #Ucapan Idul Fitri #selamat Idul Fitri dalam bahasa Jawa #jadwal one way arus mudik 2026 #Polda Jateng #selamat Idul Fitri 2026 #anthoni salim #diskon tarif tol #Puncak arus mudik Lebaran 2026 #Puncak arus balik #arus balik lebaran #ucapan selamat idul fitri bahasa jawa #Ganjil genap Mudik 2026 #Jadwal One Way Mudik Lebaran 2026 #Mabes Polri #ucapan selamat lebaran #arus mudik 2026 Bali #selamat idul fitri #jadwal one way #ucapan selamat Lebaran Idul Fitri #Jalur Tol Trans Jawa #mudik gratis 2026 terbaru #ucapan selamat hari raya #one way arus balik lebaran 2026 #mudik lebaran #jadwal one way lebaran #Jadwal arus lalu lintas di Tol Trans Jawa untuk arus mudik dan arus balik #Contraflow lebaran 2026 #ganjil genap arus balik lebaran 2026 #diskon tarif tol lebaran 2026 #grup salim #puncak arus balik 2026 #Mudik gratis 2026 kapan dibuka #jusuf hamka #operasi ketupat 2026 #ucapan selamat hari raya idul fitri #Kombes Pol Artanto SIK MSi #Work From Anywhere 2026 #Salim Group #tol jagorawi #Tol Jasa Marga Group #arus mudik 2026 tol trans sumatera #work from anywhere lebaran #arus balik lebaran 2026 tanggal berapa #work from anywhere lebaran 2026 #Work From Anywhere #jadwal one way 2026 #Jadwal One Way Kalikangkung #mudik gratis 2026 #Kombes Pol Artanto #arus mudik dan balik Lebaran tahun 2026 #Mudik pertamina 2026 #badan pengatur jalan tol #jadwal one way puncak #Tunjangan Hari Raya #jadwal one way tol lebaran 2026 #singkatan tol #arus balik lebaran 2026 gratis #mudik gratis 2026 berangkat dari mana saja #puncak arus balik Lebaran 2026 #one way lokal #puncak arus mudik #arus balik Lebaran 2026 #work from anywhere asn #jadwal one way lebaran 2026 #One Way sekala nasional #puncak arus mudik 2026 #Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo #Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho #Mudik Gratis 2026 Bersama Wargi Bedas #One way Mudik 2026 #kata kata lebaran idul fitri #diskon tarif tol 2026 #Arus Mudik 2026 #ucapan selamat hari raya idul fitri 1447 h #jadwal one way balik 2026 #diskon tarif tol 30 persen #Tol Trans Jawa #Jadwal arus lalu lintas di Tol Trans Jawa