Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Daftar Gangster di Kota Semarang Resmi Dirilis, Berikut Daftarnya! Ada Allstar dan Witchsel019 yang Habisi Mahasiswa Udinus

Iskandar • Senin, 23 September 2024 | 17:42 WIB

 

Kreak pembunuh mahasiswa Udinus saat dihadirkan di Polrestabes Semarang. ( M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
Kreak pembunuh mahasiswa Udinus saat dihadirkan di Polrestabes Semarang. ( M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID — Kota Semarang tidak sedang baik-baik saja. Belakangan, bermunculan kelompok-kelompok gangster.

Mereka kerap tawuran, membegal, bahkan tak segan menghabisi nyawa. Dalam istilah Semarangan, mereka kerap disebut sebagai kreak.

Belakangan, Polrestabes Semarang merilis ada 29 kelompok gangster di Kota Semarang.

Saat ini, daftar gangster itu pun beredar di grup-grup kelurahan dan RT/RW.

Terkait maraknya gangster, warga Kota Semarang diminta untuk menjaga lingkungan masing-masing.

Baca Juga: Lagi! 8 Kreak Samarang Kepergok Pesta Ciu di Kampung Brotojoyo

Jika ada yang mencurigakan, diminta menghubungi aplikasi LIBAS Polrestabes Semarang.

Polrestabes Semarang dan Pemerintah Kota Semarang menyepakati sejumlah langkah yang bakal ditempuh guna mencegah maraknya aksi tawuran antargeng belakangan ini.

 Diketahui, gangster merupakan sebutan untuk kelompok berandalan di Kota Semarang.

 Mereka biasanya saling tantang lewat media sosial lalu tawuran menggunakan senjata tajam.

 Anggotanya banyak yang masih di bawah umur.

"Yang meningkat bukan hanya ranah kenakalan remaja, tapi berbau kriminal. Tentu menjadi PR di Semarang untuk bisa mencegah kejadian seperti itu," kata Kapolrestabes Semarang, Irwan Anwar di Mapolrestabes Semarang, Jumat (20/9/2024).

Saat digelar Focus Group Discussion yang diikuti TNI, Polri, Pemkot Semarang, hingga para ketua RT dan RW melalui Zoom, muncul data kejadian tawuran yang ditangani sejak Januari hingga September 2024, yaitu ada 21 kejadian dengan 117 pelaku yang ditangkap.

"Langkah penindakan hukum itu ketika sudah menjadi peristiwa pidana. Nah, kami bersama Ibu Wali Kota dan stakeholder terkait itu fokus kepada deteksi diri dan pencegahannya. Dalam kacamata ini tentu peran keluarga, peran lembaga pendidikan, peran di lingkungan itu sangat diperlukan," ujar Irwan.

Irwan menjelaskan, patroli anggota rutin dilakukan dan akan ditingkatkan.

Dia juga berharap peningkatan kegiatan siskamling.

Masyarakat juga bisa melapor lewat aplikasi Libas jika melihat gerombolan mencurigakan.

"Peningkatan patroli itu menjadi poin yang disepakati tadi untuk meningkatkan kembali pos kamling, kemudian meningkatkan patroli bersama dengan 3 pilar, dengan lembaga ketahanan masyarakat, Kelurahan. Itu menjadi poin yang disepakati tadi," ucap Irwan.

Para gangster yang berulah biasanya memiliki akun media sosial untuk saling tantang.

Irwan mengimbau masyarakat bisa ikut melaporkan akun itu agar di-take down atau terkena suspend.

"Take down itu kan bisa ada peran masyarakat, ada yang melaporkan, laporkan aja akun-akun yang menyebarkan kekerasan dan sebagainya oleh masyarakat itu bisa dilakukan secara sistem akan ter-take down sendiri," kata Irwan.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, banyak anak di bawah umur yang terlibat tawuran.

"Selain mencegah, juga mengobati yang sudah jadi gangster itu. Ini kan juga bukan pekerjaan mudah. Kita sepakati minggu depan akan mengiventarisir yang sudah jadi gangster, yang pencegahan," kata Mbak Ita.

"Dan tentunya kembali ke keluarga, anak-anak juga tidak bisa diproses hukum. Ada Undang-Undang Perlindungan Anak, harus hati-hati, tapi yakin dengan kolaborasi kita bisa mulai mengikis darurat gangster dan anak-anak kita bisa menatap masa depan," tambahnya

Berikut ini nama-nama gangster atau kelompok kreak di Kota Semarang sesuai yang dirilis Polrestabes Semarang.

Kelompok ini pernah terlibat tawuran maupun tindak pidana. 

1. BEAN dengan basecamp di Taman Amanah, Kridanggo, Semarang Timur dengan perkiraan anggota 25 orang.

2. Boncil195 dengan basecamp di Kebonharjo, Tanjung Mas, Semarang Utara, dengan perkiraan anggota 20 orang.

3. Anjay 165 dengan basecamp di Kalibaru dengan perkiraan anggota 20 orang.

4. Remaja021kepyak dengan basecamp Jalan Borobudur, Kalipancur, Semarang Barat, dengan perkiraan anggota 20 orang.

5. Official019 dengan basecamp Penjaringan, Semarang Utara, dengan perkiraan anggota 20 orang.

6. Asik Medoho dengan basecamp Medoho Gayamsari, dengan perkiraan anggota 20 orang.

7. Allstar Kp. Batik dengan basecamp Rowosari, Tembalang, dengan perkiraan anggota 20 orang.

8. Official 102 dengan basecamp Meteseh, Tembalang, dengan perkiraan anggota 20 orang.

9. Sukun Stress dengan basecamp Jalan Sukun Raya Banyumanik, dengan perkiraan anggota 15 orang.

10. Gengster Allstar Manyaran dengan basecamp Manyaran Semarang Barat, dengan perkiraan anggota 20 orang.

11. Punokawan dengan basecamp Purwosari, Semarang Utara, dengan perkiraan anggota 20 orang.

12. Enjoy Belanda dengan basecamp Belakang ADA Banyumanik, dengan perkiraan anggota 15 orang.

13. Official_rp02sambioto dengan basecamp Sambiroto, Tembalang, dengan perkiraan anggota 20 orang dengan basecamp Semarang Timur, dengan perkiraan anggota 20 orang.

14. Notgenk dengan basecamp Kaligawe, Gayamsari, dengan perkiraan anggota 15 orang.

15. 2 Kampung dengan basecamp Karanganyar, Pedurungan, dengan perkiraan anggota 15 orang.

16. Bonber195 (bonharjo bersatu) dengan basecamp Jalan Ronggowarsito, Kebonharjo, Tanjung Mas, Semarang Utara, dengan perkiraan anggota 20 orang.

17. Gangster 69/Kingkongku 69 dengan basecamp Tanjung Mas, Semarang Utara, dengan perkiraan anggota 30 orang.

18. Bradil (Brandalan Dinas Liar) dengan basecamp Taman Meteseh, Tembalang, dengan perkiraan anggota 20 orang.

19. Mecil dengan basecamp Wonodri, Semarang Selatan, dengan perkiraan anggota 20 orang.

20. Petir (Pedurungan Timur) dengan basecamp Jalan Lebah Raya, Pedurungan, dengan perkiraan anggota 15 orang.

21. Cilik Tapi Sangar 246 (CTS 246) dengan basecamp Lapangan Patiunus Semarang, dengan perkiraan anggota 20 orang.

22. Official Bangetayu dengan basecamp Bangetayu, Genuk, dengan perkiraan anggota 15 orang.

23. Gangster Candi dengan basecamp belum diketahui, dengan perkiraan anggota 15 orang.

24. Selatan Stress dengan basecamp belum diketahui, dengan perkiraan anggota 15 orang.

25. Gangster Army 059_army dengan basecamp Tegalsari, Candisari, dengan perkiraan anggota 20 orang.

26. Gangster Slow dengan basecamp Kampung Karangbendo, Karangrejo, Gajahmungkur, dengan perkiraan anggota 17 orang.

27. Gangster Portal (portal2) dengan basecamp Portal depan Citra Grand Tembalang Semarang, dengan perkiraan anggota 15 orang.

28. Gangster Simponi Orang Stres dengan basecamp belum diketahui, dengan perkiraan anggota 15 orang. (aro/isk)

Editor : Iskandar
#kelompok berandalan #gangster di Kota Semarang #Libas Polrestabes Semarang #allstar #kelompok gangster #Gangster #Kreak