Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Investasi KITB Rp 3,1 T, Pastikan Tiga Tahun Balik Modal

Agus AP • Rabu, 12 Oktober 2022 | 18:42 WIB
Komisi V DPR RI saat melakukan kunjungan kerja di KITB. (RIYAN FADLI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Komisi V DPR RI saat melakukan kunjungan kerja di KITB. (RIYAN FADLI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RADARSEMARANG.ID, Batang - Nilai investasi yang digelontorkan untuk infrastruktur di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) mencapai Rp 3,1 triliun. Pemerintah optimistis, melalui Proyek Strategis Nasional (PSN) itu, negara bisa balik modal tiga tahun setelahnya. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto saat mengunjungi KITB.

"Jadi yang kita harapkan dengan investasi ini dari perhitungan Kementerian Keuangan dan Menko Perekonomian, kurang lebih dalam waktu tiga tahun nilai sebesar tadi (Rp 3,1 triliun) sudah bisa kembali," tegasnya.

Kementerian PUPR mendukung penuh pengembangan KITB. Total nilai investasi itu digelontorkan sejak 2021 sampai 2024 mendatang. Saat ini sudah ada 50,2 kilometer jalan, jembatan 667 meter dengan investasi Rp 1,8 triliun yang telah diselesaikan.

Infrastruktur itu ditujukan untuk mengoneksikan wilayah di sana, seluas kurang lebih 3.100 hektare. Ketersediaan infrastruktur penunjang itu pun dipastikan akan menjadi salah satu daya tarik bagi para investor.

Sementara itu, Ketua Komisi V DPR RI Lasarus bersama jajarannya melakukan kunjungan di KITB, Senin (10/10). Menurutnya, Komisi V tertarik meninjau karena ada APBD sebesar Rp 3,1 triliun yang diinvestasikan negara. Berupa infrastruktur jalan, sumber daya air, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan rumah susun

“Sesuatu yang baik ini harus kita dukung bersama. Utamanya yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya melakukan pengawasan, apalagi melihat konsep baru dari pemerintah dalam menyiapkan infrastrukturnya. Infrastruktur itu kemudian diserahkan ke badan usaha untuk penyertaan modal pemerintah yang akan mengelola KITB.

"Konsep ini sangat baik dan bisa sebagai percontohan, karena negara hadir dalam mendukung investasi. Memang hasilnya tidak bisa dilihat sekarang, tetapi begitu lapangan kerja terbuka ke depan, berapa banyak keluarga terbantu," terangnya.

Sementara itu, Direktur Utama KITB Ngurah Wirawan optimistis KITB bisa balik modal dalam waktu tiga tahun. Menurutnya, ada berbagai sektor pendapatan yang bisa diandalkan.

"Ya nanti akan kembali dalam pendapatan sewa. Kemudian dari utilitas air bersih, pengelolaan limbah dan lain sebagainya. Begitu juga dengan pajak-pajak, PBB, dan lainnya. Itu tidak cuma ke kami, karena itu balik juga ke pemerintah melalui PBB," tandasnya. (yan/zal) Editor : Agus AP
#KITB