Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Bagi Telur dan Senam Bareng Warga, Atikoh Ganjar Curhat Banyak Baliho Raib

Adennyar Wicaksono • Minggu, 31 Desember 2023 | 21:57 WIB

 

Siti Atikoh Supriyanti istri calon presiden nomor urut tiga, Ganjar Pranowo ketika menemui warga Bandarharjo, Semarang Utara. ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG
Siti Atikoh Supriyanti istri calon presiden nomor urut tiga, Ganjar Pranowo ketika menemui warga Bandarharjo, Semarang Utara. ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Siti Atikoh Supriyanti istri calon presiden nomor urut tiga, Ganjar Pranowo, menemui ribuan warga di Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara, untuk melakukan senam Sicita dan bagi-bagi telur kepada warga sekitar.

Dalam kesempatan itu, Atikoh sempat curhat banyak baliho Ganjar-Mahfud yang hilang, padahal belum lama dipasang.

Salah satunya di kampung halamannya, Purbalingga, dimana banyak baliho yang hilang secara misterius.

"Di kampung saya sendiri, baliho itu banyak sekali, baliho malam dipasang pagi-pagi hilang. Itu ajaib ya, ilmunya apa ya," katanya sebelum senam bersama warga.

Menurut Atikoh, agak sulit untuk mendeteksi pelaku yang menurunkan baliho-baliho tersebut. Sebab, aksi itu diduga berlangsung saat dini hari."Agak sulit mencarinya, karena mungkin hilangnya dini hari," ujarnya.

Atikoh mengimbau warga agar turut mengawasi jika ada kecurangan. Dia berharap warga bisa mendokumentasikan bukti kecurangan saat masa Pemilu 2024 menggunakan smartphone. "Kalau ada kecurangan-kecurangan, sekarang ada ini (ponsel) kok," ujarnya.

Untuk pemberian telur sendiri, menurut Atikoh sangat bermanfaat bagi anak-anak, ibu menyusui ataupun ibu hamil. Dikarenakan telur memiliki gizi dan protein yang lengkap.

"Telur punya protein yang lengkap, baik untuk semua umur, termasuk anak sehingga bisa mencegah stunting," pungkasnya.


Dalam kunjungannya ke Kota Semarang, Siti Atikoh didampingi Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Hendrar Prihadi, Ketua Tim Pemenangan Cabang (TPC) Ganjar-Mahfud Kota Semarang, Kadar Lusman, dan Wali Kota Semarang yang juga kader PDI Perjuangan, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Hendrar Prihadi yang akrab disapa Hendi juga menyinggung soal pencopotan bendera PDIP di beberapa titik di Semarang. Namun dia tidak menyebut lokasinya secara detail.

"Pengalaman di Semarang juga gitu, kita pasang bendera di satu titik 2.000, belum ada tiga hari sudah dilepas. Artinya kita juga, 'wah ini siapa', ternyata yang lepas Bawaslu. Problemnya adalah bendera PDI Perjuangan dilepas, di jarak 500 meter di situ ada bendera partai lain nggak dilepas, ini yang membuat kita kadang-kadang, 'aduh kok gitu ya', 'kenapa ya', jadi tanda tanya. Mungkin di tempat lain juga mengalami seperti itu, tapi mungkin juga ada oknum yang bermain," ucap Hendi.

Hendi menambahkan, yang terpenting saat ini ialah menjalankan politik yang saling menghormati.

"Menurut saya yang paling penting hari ini adalah kita kedepankan politik yang santun, politik yang saling menghargai dan menghormati karena sejatinya yang sedang berkompetisi adalah saudara kita semuanya, teman-teman kita, yang karena sistem pemilu ya kita harus berkompetisi dulu. Tapi setelah ini kan kita berkolaborasi membangun bangsa ini," pungkas Hendi. (den/web/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#baliho #GANJAR #siti atiqoh