RADARSEMARANG.ID – Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merayakan hari kemerdekaan setiap tanggal 17 Agustus.
Namun, nyatanya tidak hanya NKRI yang merdeka di bulan Agustus.
Bahkan ada sebuah negara yang merayakan kemerdekaan serentak dengan Indonesia, yakni Gabon.
Gabon merupakan negara yang berada di Afrika Tengah. Negara ini secara resmi bernama Republik Gabon dan memiliki luas sekitar 267.667 km2. Populasi penduduk Gabon mencapai angka 2,3 juta penduduk dengan agama mayoritas Kristen.
Ibu Kota resminya adalah Liberville dan bahasa resmi yang digunakan adalah bahasa Prancis.
Gabon juga mengalami masa kolonialisme Eropa mulai abad ke-15. Oleh pendatang Portugis, Gabon berasal dari kata gabao yang bermakna “mantel”. Nama ini diberikan karena bentuk muara Sungai Kongo yang tampak seperti mantel.
Kolonialisme dari Prancis lebih mendominasi negara Gabon, ditandai dengan penjelajah Pierre Savorgnan de Brazza yang memimpin misi pertama ke Gabon dan Kongo pada tahun 1875.
Pierre mendirikan Kota Franceville dan menjadi gubernur kolonial.
Gabon termasuk dalam federasi empat wilayah Afrika Khatulistiwa Prancis pada tahun 1910 hingga 1959.
Gabon kemudian merdeka dari Prancis pada tanggal 17 Agustus 1960 dengan presiden pertama Leon M’ba.
Gabon dilintasi garis khatulistiwa sehingga memiliki hutan hujan ekstensif hingga 85%.
Kekayaan alam Gabon meliputi produk tambang, seperti mangan, minyak bumi, gas alam, besi, hingga uranium.
Gabon juga memiliki garis pantai sepanjang 885 km, pegunungan, sungai, hingga daerah karst dan gua.
Budaya dan produk budaya negara Gabon juga cukup beragam.
Salah satu yang paling terkenal adalah topeng kayu khas Gabon yang disebut n’goltang (Fang) yang biasa digunakan dalam perayaan kelahiran, pernikahan, dan kematian. (mg2)
Editor : Baskoro Septiadi