Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warga Gotong Royong Benahi Tanggul Sungai Plumbon Semarang yang Jebol

F

 


Advertisement

Gotong royong membersihkan material tanggul jebol Sungai Plumbon, Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, Sabtu (16/5) pagi. (FIGUR RONGGO WASSALIM)
Gotong royong membersihkan material tanggul jebol Sungai Plumbon, Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, Sabtu (16/5) pagi. (FIGUR RONGGO WASSALIM)

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sabtu (16/5) pagi, suasana di kawasan RT 1 RW 1 Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, masih dipenuhi lumpur dan aroma tanah basah.

Di sela gotong royong dari personel gabungan, kabar yang ditunggu warga akhirnya datang. 

Advertisement

Mbah Maryam, 70, korban hanyut akibat tanggul jebol Sungai Plumbon, ditemukan setelah semalaman dicari.

Jenazah nenek tersebut ditemukan Sabtu (16/5) pagi sekitar pukul 07.35 di aliran selokan, sekitar 800 meter dari titik awal hanyut. 

Advertisement

Terlihat, sejumlah warga yang sejak malam berjaga di lokasi langsung menundukkan kepala. Sebagian tak kuasa menahan tangis.

Selain itu, warga masih berjibaku membersihkan sisa lumpur dari dalam rumah.

Anak-anak terlihat duduk di emperan sambil memandangi tumpukan kasur basah dan perabot yang dijemur di bawah matahari.

Di sudut lain, relawan membagikan makanan hangat untuk warga terdampak.

Di tengah suasana duka, gotong royong menjadi pemandangan yang paling terasa di Mangkang Kulon hari itu.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Warga Mangkang Kulon Semarang Hilang Terseret Banjir, Pencarian Terkendala Derasnya Arus Sungai Plumbon dan Minimnya Penerangan

Warga Mangkang Kulon Semarang Hilang Terseret Banjir, Pencarian Terkendala Derasnya Arus Sungai Plumbon dan Minimnya Penerangan

Pencarian warga Mangkang Kulon, yang hanyut karena jebolnya Tanggul Sungai Plumbon, terkendala derasnya arus dan minimnya penerangan.

Sejak Desember, Sungai Plumbon Jebol 18 Kali Mendesak Dilakukan Normalisasi

Sejak Desember, Sungai Plumbon Jebol 18 Kali Mendesak Dilakukan Normalisasi

Tanggul Sungai Plumbon tercatat 18 kali Jebol enam bulan terakhir, terbaru satu orang meninggal dunia terseret air. Sungai ini mendesak dilakukan normalisasi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer