RADARSEMARANG.ID, PEMBELAJARAN merupakan upaya untuk membelajarkan peserta didik. Istilah pembelajaran lebih tepat digunakan karena menggambarkan upaya untuk membangkitkan prakarsa belajar seseorang.
Selain itu, ungkapan pembelajaran memiliki makna yang lebih dalam untuk mengungkapkan tujuan pendekatan pembelajaran dalam upaya membelajarkan peserta didik.
Dalam pembelajaran, seorang pendidik harus mampu menarik perhatian peserta didik.
Yakni dengan mencurahkan seluruh energinya, sehingga dapat melakukan aktivitas belajar secara optimal dan memperoleh hasil belajar seperti apa yang diharapkan.
Sementara, mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) adalah suatu bahan kajian terpadu yang merupakan penyederhanaan, adaptasi, seleksi dan modifikasi diorganisasikan dari konsep-konsep keterampilan sejarah, geografi, sosiologi, antropologi, dan ekonomi—(Puskur, 2001:9).
Mata pelajaran IPS di sekolah sebagian besar kurang diminati peserta didik. Sebab pelajaran yang terlalu banyak teori dibandingkan praktek.
Makanya, supaya peserta didik yang menerima pembelajaran mampu memahami dan mengaplikasikan pengetahuan yang diajarkan sesuai tujuan pembelajaran.
Pendidik atau guru harus memiliki keterampilan mengajar yang mumpuni. Sehingga siswa dapat belajar dan terlibat (engage).
Lapbook bisa menjadi alternatif sebagai sebuah paket kegiatan belajar. Yakni dengan menyatukan beberapa kegiatan kecil menjadi sebuah pembelajaran terintegrasi.
Dimana hasilnya disajikan dalam bentuk dokumentasi yang disimpan di dalam map.
Kegiatan belajar menggunakan metode lapbook menjadi semacam proyek kecil yang mengintegrasikan sebuah tema tertentu yang dipilih.
Hal ini menjadi salah satu cara mendokumentasi kegiatan tematik.
Nah, media Lapbook ini penulis praktikkan dan gunakan dalam menyampaikan materi jenis-jenis kegiatan ekonomi pada peserta didik, Kelas V SDN 5 Cepiring Kecamatan Cepiring Kabupaten, Kendal.
Penggunan media ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang menarik dan menyenangkan.
Sebagaimana yang diungkapkan oleh Sudjana dan Rivai (2010), nilai penting media pembelajaran adalah membantu pengajar menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi para pebelajar.
Saat belajar materi jenis-jenis kegiatan ekonomi dengan membuat lapbook meliputi beberapa kegiatan kecil.
Antara lain belajar jenis-jenis kegiatan ekonomi dan pengertiannya (kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi).
Kemudian contoh-contoh kegiatan ekonomi beserta gambar yang akan ditempel di kertas manila. Peserta didik juga belajar membuat judul yang menarik menggunakan pulpen gel warna-warni.
Bagian terakhir dari kegiatan tersebut melakukan presentasi tentang materi yang baru saja dipelajarinya.
Dengan penggunaan media Lapbook, akan membuat peserta didik banyak melakukan aktivitas dan proses pembelajaran menjadi lebih efektif tentunya.
Media pembelajaran memiliki pengaruh yang besar terhadap indera-indera anak dalam memahami materi yang disampaikan.
Hal ini disebabkan media yang digunakan mampu membuat indera menangkap pesan secara nyata/konkret. Sehingga materi yang disampaikan lebih jelas dan detail. (*)
Imam Santoso, S.Pd.SD
Guru SD Negeri 5 Cepiring, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal