Produk kreatif menekankan pada apa yang dihasilkan dari proses kreativitas adalah sesuatu yang baru, orisinil, dan bermakna. Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan maupun karya nyata, baik dalam karya baru maupun kombinasi dari hal-hal yang sudah ada, yang semuanya itu relatif berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya. Hal inilah yang merupakan inti dari kewirausahaan, biasa dikenal dengan istilah kreatifitas dan inovasi.
Agar seseorang memiliki jiwa kewirausahaan bisa dengan menerapkan pola berpikir kreatif, sehingga orang tersebut bisa menjasi sumber daya yang andal dalam mencari peluang. Untuk itu diperlukan keaktifan yang tinggi agar tercapai hasil yang maksimal.
Siswa sebagai seorang entreprenur pelajar perlu meningkatkan aktifitas dalam berproses menjadi calon wirausahawan. Dalam hal ini aktifitas bisa ditunjukkan ketika melakukan proses pembelajaran sehingga hasil belajar dapat ditingkatkan. Aktivitas ini sangat diperlukan terutama ketika calon wirausahawan sudah mencoba menghasilkan produk yang memang harus dipasarkan, dengan tujuan calon konsumen mengetahui produk tersebut dan diharapkan calon konsumen minat terhadap produk tersebut.
Pendidikan akan berpengaruh pada proses pembelajaran. Keberhasilan pembelajaran tergantung pada proses pembelajaran, (Aunurrahman, 2016). Karena belajar merupakan perubahan disposisi atau kemampuan yang ingin dicapai seseorang melalui aktifitas (Suprijono, 2009). Proses pembelajaran untuk mencapai hasil yang maksimal perlu didukung dengan penggunaan sebuah model pembelajaran yang menekankan pada partisipasi siswa.
Salah satu model pembelajaran yang penulis terapkan pada proses pembelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan, pada materi pemasaran Online di SMKN 1 Karangdadap Kabupaten Pekalongan adalah Model Pembelajaran Drill and Practice, yaitu strategi pembelajaran yang menggunakan metode berupa latihan yang relevan sebelum melakukan praktek yang sesungguhnya. Metode ini akan melatih siswa untuk memperoleh ketrampilan maupun pengetahuan yang dilakukan secara berulang ulang, sehingga hasilbelajar siswa dapat lebih baik lagi, baik hasil belajar dari ranah afektif, kognitif maupun psikomotorik.
Dampak penerapan Model Pembelajaran Drill and Practice dan dengan dukungan semua pihak baik elemen sekolah maupun elemen masyarakat, maka kegiatan membuat produk yang siap konsumsi hingga melakukan pemasaran produk secara online, akan menjadikan sebuah kebiasaan baik, yang secara langsung merupakan upaya meningkatkan aktifitas dan hasil belajar siswa (Unik Hajar Siswa) pada pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan. (wa1/zal)
Guru SMKN 1 Karangdadap, Kab. Pekalongan Editor : Agus AP