Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Duh! Sisa Cadangan Bantuan Air Bersih BPBD Kabupaten Semarang Tinggal 90 Tangki

Nurfa'ik Nabhan • Senin, 28 Agustus 2023 | 18:04 WIB

Sejumlah warga Desa Kalikayen, Kecamatan Ungaran Timur sedang antre untuk mendapatkan air bersih.
Sejumlah warga Desa Kalikayen, Kecamatan Ungaran Timur sedang antre untuk mendapatkan air bersih.
 

RADARSEMARANG.ID, Ungaran  - Cadangan air bersih yang dimiliki BPBD Kabupaten Semarang tinggal 90 tangki. Sebelumnya BPBD menyiapkan satu juta liter air bersih atau setara 200 tangki air.

Semakin menipisnya cadangan air bersih ini karena kemarau cukup ekstrem sehingga banyak desa kekeringan.

Kalakhar BPBD Kabupaten Semarang, Juwair Suntara memprediksi kekeringan akan terjadi hingga akhir bulan September. Pihaknya tetap berharap kekeringan tidak berkepanjangan.

Baca Juga: Kekeringan Mulai Landa Wilayah Semarang, Sungai di Jabungan Sudah Dua Bulan Mengering

"Karena jika berkepanjangan akan berimbas kepada masyarakat terkait dengan kondisi sosial dan ekonominya " ujarnya.

Tahun 2023, BPBD Kabupaten Semarang menyiapkan cadangan air bersih sebanyak satu juta liter atau setara 200 tangki air. Namun dari data yang sudah didroping sekitar 110 tangki air.

"Sehingga cadangan saat ini tinggal 90 tangki air, " katanya.

Pihaknya sudah berkolaborasi dengan Baznas Kabupaten Semarang, PMI, dan Dinas Sosial untuk menyediakan air bersih.

Jika masih belum mencukupi atau kekurangan air bersih maka akan meminta bantuan ke BPBD Provinsi Jawa Tengah.

"Tetapi BPBD Provinsi Jawa Tengah kan cakupannya luas sehingga jika masih tidak mencukupi kita akan membuat nota dinas ke Bupati Semarang. Untuk menerbitkan SK Tanggap Darurat Kekeringan sehingga ada dana dari BTT yang bisa digeser, " ungkapnya.

Juwair menambahkan beberapa wilayah yang menjadi rawan kekeringan yakni Kecamatan Bancak, Kecamatan Bringin, Kecamatan Getasan, dan Kecamatan Ungaran Timur. Di Ungaran Timur hanya sebagian seperti di Desa Kalikayen dan Desa Kawengen. 

"Jika di Getasan sebenarnya banyak wilayah yang rawan kekeringan meskipun berada di kaki Gunung Merbabu, " lanjutnya.

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengungkapkan terdapat kurang lebih sembilan desa yang mengalami kekeringan. Di antaranya Desa Kalikayen Kecamatan Ungaran Timur. 

Pihaknya mengajak semua pihak bersama-sama membantu warga yang mengalami kekeringan.

"Untuk mengatasi kekurangan air ini kita harus bersama sama dan harus saling menyadari. Tidak boleh rebutan saat bantuan dibagi, " tambahnya. (nun/fth)

Editor : Baskoro Septiadi
#AIR BERSIH #BPBD Kabupaten Semarang #KEKERINGAN #KEMARAU