Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Suami yang Bunuh Istri di Temanggung Terancam Hukuman Mati

D
Polisi menunjukkan barang bukti yang digunakan tersangka membunuh istrinya. DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR SEMARANG
Polisi menunjukkan barang bukti yang digunakan tersangka membunuh istrinya. DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR SEMARANG

Advertisement

RADARSEMARANG.ID, Temanggung - Polisi akhirnya menemukan barang bukti utama berupa sebilah sabit yang digunakan tersangka Kriswadi (32) untuk menghabisi nyawa istrinya sendiri, DRS (31), warga Desa Ngaren, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung.

Dalam kasus ini, tersangka dijerat pasal berlapis dan terancam hukuman mati karena diduga melakukan pembunuhan berencana.

Advertisement

Kapolres Temanggung AKBP Zamrul Aini mengatakan, sabit tersebut sebelumnya sempat dibuang pelaku saat melarikan diri usai melakukan pembacokan terhadap korban pada Minggu (17/5/2026). 

“Alhamdulillah barang bukti sabit akhirnya berhasil ditemukan berkat bantuan masyarakat di pinggir jalan Desa Gandu, sekitar tiga kilometer dari lokasi kejadian,” kata Zamrul saat konferensi pers di Mapolres Temanggung, Kamis (21/5).

Zamrul menjelaskan, tersangka berhasil diamankan kurang dari 10 jam setelah kejadian.

Advertisement

Polisi menangkap pelaku di wilayah perbatasan Temanggung-Wonosobo saat bersembunyi di kawasan Sigandul, Kledung.

“Waktu diamankan tersangka bersembunyi di pendopo dekat Sigandul. Ada informasi tersangka hendak bunuh diri, namun berhasil diamankan petugas,” ujarnya.

Dari hasil penyelidikan sementara, hubungan rumah tangga antara korban dan pelaku diketahui sudah tidak harmonis hampir dua tahun terakhir. 

Diketahui, pemicu tersangka melakukan perbuatannya diduga belum menemukan kesepakatan terkait hak asuh anak. Selain itu, korban menolak ajakan kembali hidup bersama.

Kapolres menerangkan, peristiwa tragis itu bermula ketika pelaku datang ke rumah korban untuk mengambil kedua anak mereka.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Cerita Azka Alfi, Pemuda Temanggung yang Menembus Sepak Bola Eropa Lewat Karya Ilustrasi Digital

Cerita Azka Alfi, Pemuda Temanggung yang Menembus Sepak Bola Eropa Lewat Karya Ilustrasi Digital

Bagi Azka Alfi Rijalul Fikri, pemuda asal Kabupaten Temanggung,  kecintaan tersebut justru ia tumpahkan melalui goresan kuas digital yang kini sukses menembus panggung sepak bola dunia.

Waduh! Ternyata Ada 35 SD Negeri di Temanggung yang Krisis Murid, Bahkan Satu Sekolah Tidak Ada Pendaftar

Waduh! Ternyata Ada 35 SD Negeri di Temanggung yang Krisis Murid, Bahkan Satu Sekolah Tidak Ada Pendaftar

ada 35 SD negeri di Temanggung yang hanya memperoleh kurang dari lima siswa baru. Bahkan, satu sekolah kembali tidak mendapatkan pendaftar sama sekali.

Hanya Dapat Dua Murid Baru, Gilang Tetap Semangat Jalani Hari Pertama Sekolah di SDN Butuh Temanggung

Hanya Dapat Dua Murid Baru, Gilang Tetap Semangat Jalani Hari Pertama Sekolah di SDN Butuh Temanggung

Hari pertama tahun ajaran baru 2026/2027 di SD Negeri Butuh, Kecamatan Temanggung, Kabupaten Temanggung, berlangsung sederhana dan penuh semangat. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer