
RADARSEMARANG.ID - Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) kembali menorehkan prestasi. Kampus yang selama ini dikenal sebagai pencetak tenaga pendidik kini resmi mengukuhkan guru besar ke-12 di bidang ilmu murni ekonomi pembangunan.
Sosoknya ialah Prof. Dr. Ir. Efriyani Sumastuti, M.P. sebagai Guru Besar bidang Ekonomi Pembangunan. Melalui pidato ilmiahnya, Prof Efriyani mengangkat Literasi Keuangan dan Tabungan sebagai Pilar Ketahanan Rumah Tangga, UMKM, dan Pariwisata Berkelanjutan. Tema itu dinilai dekat dengan kondisi masyarakat saat ini, terutama terkait pengelolaan keuangan keluarga dan pengembangan usaha kecil.
Rektor UPGRIS Sri Suciati mengatakan, Prof Efriyani merupakan guru besar ke-12 di Kampusnya. Menariknya, kali ini guru besar berasal dari bidang ilmu murni ekonomi pembangunan.
"Kita mulai terus menghasilkan profesor-profesor baru tidak hanya kependidikan akan tetapi juga ilmu murni. Kali ini yang ekonomi pembangunan,” kata Suci disela-sela acara Pengukuhan Guru Besar UPGRIS Prof. Dr. Ir. Efriyani Sumastuti, M.P. di Gedung Pusat, Kamis (21/5).
Menurutnya, bertambahnya profesor akan memperkuat kualitas akademik kampus sekaligus kontribusi kepada masyarakat. Saat ini, UPGRIS juga tengah mengajukan tiga calon guru besar baru. Pihaknya pun beharap tiga guru besar ini bisa menerima SK dan pengukuhan di tahun 2026.
"Kemarin kita sudah di rapat senat menyetujui untuk mengajukan tiga orang calon guru besar," ungkapnya.
Pihaknya berharap percepatan guru besar terus berjalan pada periode kepemimpinan berikutnya. Sebab, keberadaan profesor dinilai penting dalam pengembangan riset dan pengabdian masyarakat.
“Harapannya dengan makin bertambahnya profesor itu artinya kekuatan UPGRIS ini akan semakin bertambah karena profesor itu kan gelar akademik tertinggi sehingga mereka juga kita harapkan akan berkontribusi lebih banyak terhadap masyarakat,” imbuhnya.
Sementara Guru Besar baru UPGRIS Prof. Efriyani Sumastuti menegaskan dirinya akan terus fokus melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat di bidang ekonomi pembangunan. Saat ini, ia juga tengah mengembangkan riset terkait literasi keuangan, digitalisasi, serta penguatan UMKM kuliner yang berkaitan dengan sektor pariwisata.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




