RADARSEMARANG.ID - Pada era digital dan serba instan ini, banyak sekali aplikasi dan web diciptakan untuk mempermudah mendapatkan informasi dan sekaligus bertransaksi.
Begitu mudahnya pengguna gadget untuk mengunduh aplikasi yang dibutuhkan untuk aktivitas sehari-hari tanpa mempedulikan pengembang aplikasi tersebut.
Pengguna smartphone Android maupun iPhone tanpa disadari telah memakai dan mengunduh sejumlah aplikasi populer yang ternyata hasil karya mantan atau pegawai intelijen Israel dan memiliki keterkaitan dengan unit militer siber Israel, yang paling kuat di dunia.
Meski beberapa produk sudah diakuisisi perusahaan global, afiliasi Israel tetap tampak jelas dari keberadaan kantor pusat riset, tenaga ahli, dan tim pengembang yang berbasis di negara tersebut.
Kehadiran aplikasi-aplikasi ini menegaskan pengaruh Israel sebagai salah satu kekuatan penting dalam lanskap teknologi mobile dunia.
Beberapa kasus seperti aplikasi Simple Gallery yang mulanya merupakan proyek sumber terbuka berubah menjadi platform pencari keuntungan setelah diakuisisi oleh perusahaan Israel.
Selain itu, ada pula beberapa platform aplikasi lain yang secara diam-diam telah mengubah kebijakan privasi yang menimbulkan tanda-tanda bahaya, seperti ZipoApps milik mantan engineer Unit 8200 yang berada di bawah naungan siber militer Israel dan Supersonic milik mantan pimpinan operasional Angkatan Darat Israel.
Kedua aplikasi tersebut mendapat banyak kritikan karena ditemukan adanya praktik pengumpulan data agresif dan pelacakan yang tidak jelas.
Ada dua institusi penting yang menjadi akar dari banyak inovasi teknologi Israel:
Israel Defense Forces (IDF)
IDF adalah militer resmi Israel yang mencakup tiga matra: darat, laut, dan udara. Banyak mantan personel IDF dan Unit 8200 kini menjadi pionir di industri teknologi dan mendirikan startup yang berkembang menjadi aplikasi global.
Unit 8200: Dapur Intelijen Siber Israel
Unit 8200 adalah satuan intelijen elite di bawah Direktorat Intelijen Militer Israel (IDF). Dibentuk sejak 1948, unit ini memiliki reputasi global setara dengan NSA Amerika dan GCHQ Inggris. Tugas utamanya termasuk:
-
Memata-matai warga Palestina
-
Melakukan serangan siber
-
Peretasan data dan sistem teknologi
-
Operasi militer digital dan pengawasan global
Berikut daftar aplikasi-aplikasi populer yang ramai di-download dan terkait dengan militer Israel, menurut tabel yang dihimpun TechTrends:Waze (didirikan mantan engineer Unit 8200)
- Moovit (dibangun mantan unit siber Mamram)
- Supersonic (CEO memimpin operasional untuk Angkatan Darat Israel)
- ZipoApps (didirikan mantan agen intelijen Unit 8200)
- Bazaart (diciptakan mantan pejabat intelijen IDF)
- Lightricks (salah satu pendirinya masih bekerja di Unit 8200)
- Playtika (didirikan anak mantan kepala staf IDF)
- Crazy Labs (semua pendiri masih bekerja di IDF)
- CallApp (pendiri pernah bekerja 3 tahun di Unit 8200)
- Gett (diciptakan mantan pejabat Unit 8200)
- Fooducate (didirikan mantan pilot Angkatan Udara Israel)
Untuk itu, beberapa langkah bisa diterapkan guna mencegah dari jeratan aplikasi buatan intelijen agar aman dari potensi penyalahgunaan data, seperti mengecek nama pengembang aplikasi di LinkedIn atau yang serupa.
Namun, jika pengguna tidak memiliki cukup waktu untuk mengidentifikasi, maka gunakanlah aplikasi dari pengembang yang sudah jelas berkomitmen pada praktik data yang terbukti aman dan etis. (*)
Editor : Baskoro Septiadi