RADARSEMARANG.ID - Tegal merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak tempat bersejarah didalamnya.
Namun ada salah satu tempat unik dan bersejarah yang masuk wilayah Kabupaten Tegal namun dimiliki oleh Kabupaten Brebes.
Tempat bersejarah yang berupa sebidang tanah dengan plang Kabupaten Brebes di Desa Ujungrusi, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal.
Secuil tanah milik Brebes di wilayah Kabupaten Tegal itu biasa disebut oleh masyarakat sekitar dengan nama Tanah Brebes atau Kebon Raja.
Penamaan ini tentu sesuai dengan nama sang pemilik sepetak tanah itu adalah Pemerintah Kabupaten Brebes.
Setelah ditelurusi sejarahnya, ternyata ada beberapa versi yang menerangkan asal-usul adanya tanah Brebes di wilayah Tegal.
Versi pertama adalah Saat Arya Suralaya beserta kereta kudanya seringkali beristirahat di sebidang tanah di Desa Ujungrusi.
Arya Suralaya sendiri merupakan pemimpin wilayah Brebes yang kemudian menjadi wilayah pemekaran Kabupaten Tegal.
Tumenggung Arya Suralaya diangkat oleh Amangkurat II usai Adipati Martoloyo meninggal usai berseteru dengan Martopuro.
Hal ini terjadi karena Amangkurat II mendukung Belanda, ia diminta untuk menghadapi dan mengalahkan Adipati Martoloyo.
Pada saat itu, Adipati Martoloyo adalah Adipati Tegal yang tidak sependapat dengan kehadiran Belanda.
Martoloyo dan Martopuro akhirnya gugur karena perseteruan akibat politik adu domba Belanda.
Kemudian Arya Suralaya menggantikannya dan ia seringkali beristirahat bersama kereta kudanya di daerah Adiwerna Tegal.
Akhirnya tanah yang menjadi tempat rehat dari pemimpin Brebes dan kuda miliknya akhirnya disebut dengan Kebon Raja.
Menurut versi lain, sebidang tanah tersebut sebelumnya dimiliki oleh Bupati Brebes saat itu, yakni Arya Singasari Panatayuda II, dalam wilayah Kadipaten Tegal.
Ia mendapatkan kekayaannya dari saham yang dimilikinya di pabrik gula bernama Suiker Fabriek (SF) Adiwerna.
Saat itu pemilik Pabrik Gula Adiwerna, Otto Carel Holmberg, juga merupakan pemilik Pabrik Gula Jatibarang di Brebes.
PG Jatibarang awalnya berada di wilayah Kabupaten Tegal, namun secara administratif berubah menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Brebes.
Tak heran jika pemimpin Brebes saat itu mendapat hak pengelolaan pabrik dengan saham yang dimilikinya.
Saat ini, di lokasi tanah Brebes berada di sisi timur Yonif 407/Padmakusuma yang juga eks Pabrik Gula Adiwerna.
Lokasinya berada ditengah persimpangan dan terdapat sebuah prasasti yang menunjukkan pentingnya sejarah tempat tersebut.
Editor : Baskoro Septiadi