Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Mengenal Inside Flow Yoga, Kombinasi Gerakan dan Musik yang Digandrungi

Ida Fadilah • Minggu, 17 November 2024 | 18:42 WIB
Gerakan yoga yang bisa membakar kalori, meningkatkan daya ingat, melatih kekuatan otot lengan dan perut. NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG   
Gerakan yoga yang bisa membakar kalori, meningkatkan daya ingat, melatih kekuatan otot lengan dan perut. NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG  

RADARSEMARANG.ID - Inside Flow Yoga merupakan gabungan yoga, musik, dan koreografi.

Bukan lagi sekedar yoga yang identik dengan gerakan pose melenturkan tubuh dan olah pernapasan. Gaya yoga modern ini saat ini mulai banyak digandrungi.

Yoga Inside Flow merupakan metode dengan tujuan membuka cakra dalam tubuh melalui meditasi dengan cara menggerakkan tubuh dan jiwa untuk mencapai kesatuan pikiran, tubuh dan jiwa. 

Metode ini merupakan evolusi dari Vinyasa Yoga. Konsepnya mirip, satu nafas satu gerakan. Hanya saja bedanya menggunakan musik kekinian.

Biasanya musik pengiring hanya latar belakang tanpa lirik, sekarang menggunakan beat lagu ada 8 ketukan, dari 1-4 ketukan ambil napas, 5-8 ketukan buang napas.

“Lagu itu sebagai pemandu napas dan bergerak," ujar Junior Teacher Indonesia, Septyadi Akbar.

Dalam inside flow, lebih memainkan musik, ada koreo atau sequence, dan lagunya sendiri berdasarkan tema.

Ritmenya, dari awal gerakan dipecah, jika semua gerakan sudah diajarkan, akan dijadikan satu menjadi sebuah koreo. 

Ia mencontohkan irama lagu yang dimainkan bertema cheerful alias ceria, dan inner peace atau kedamaian batin.

Seperti pada Workshop Inside Flow bertempat di Legacy Ballroom Kota Semarang, pihaknya memakai lagu berjudul Perayaan Mati Rasa milik Umay Syabab.

"Tentu ada inner piecenya di lagu itu, terkadang kita acuh sama perasaan sedih, marah, gapapa, padahal di dalam hati belum ikhlas. Itu berpengaruh ke depan bakal kepikiran. Lewat lagu ini bisa mengekspresikan, melepaskan perasaan," jelasnya. 

Menurut Akbar, mayoritas pecinta inside flow ini sudah kelas medium. Pasalnya, dalam gerakan yoga itu, instruktur hanya menyebut istilah yoga atau pose saja sesuai beat lagu baru diikuti oleh peserta.

Sehingga tidak banyak mengajari gerakan. Namun, ia menilai inside flow juga dilirik pemula karena menggunakan musik-musik kekinian. 

"Generasi milenial suka lagu-lagu kekinian begitu kenapa gak coba kita gabung ke yoga gitu kan. Selama melakukannya dengan enjoy dan posisi kaki tangan dan tidak menyalahi dari gerakannya ya gapapa," tambahnya. (ifa/bas)

 

 

Editor : Baskoro Septiadi
#Inside Flow Yoga