Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Tenis Kursi Roda Jadi Olahraga Populer di Indonesia Hingga Cetak Prestasi di Ajang Internasional

Nurfa'ik Nabhan • Rabu, 4 September 2024 | 20:26 WIB
Salah satu atlet tenis kursi roda Indonesia
Salah satu atlet tenis kursi roda Indonesia

RADARSEMARANG.ID – Di Indonesia olahraga tenis kursi roda atau wheelchair tennis juga memiliki eksestensi yang tinggi.

Selain itu, dari cabang olahraga tersebut berbagai prestasi di kejuaraan ataupun evemnt dunia juga diperoleh.

Bahkan di cabang olahraga tenis kursi roda Paralimpiade 2024 Paris, Indonesia mengirimkan beberapa perakilan atletnya. 

Dimana ini menjadi salah satu cabang olahraga yang diharapkan bisa memberikan kontribusi dan menyumbangkan medali bagi Indonesia.

Tenis kursi roda atau wheelchair tennis sendiri mulai berkembang pada akhir 1990 an dan semakin populer di awal tahun 2000 an.

Bahkan sejak pada tahun tersebut semakin banyak atlet yang bermunculan dan ikut dalam beberapa kejuaraan termasuk di Paralimpiade.

Indonesia pernah mengirimkan atlet-atlet tenis kursi roda terbaiknya di Paralimpiade 2000 Tokyo. Meski begitu, para atlet belum bisa menyumbangkan medali pada ajang Paralimpiade 2000 Tokyo tersebut. Sehingga hal tersebut menjadi motivasi untuk berlaga di Paralimpiade 2024 paris.

Beberapa kemenangan juga pernah diraih oleh atlet tenis kursi roda Indonesia, seperti Ndaru Patma Putri yang berhasil meraih medali perak di nomor tunggal putri kelas C7 E18.

Disaat itu Ndaru bertemu wakil dari Thailand Sakorn Khanthasit di partai puncak Asean Para Games Solo 2022 di nomor tunggal putri kelas C7 E18.

Bahkan di ajang Asean Para Games Solo 2022 tersebut, Tim Tenis Kursi Roda Indonesia memiliki peluang untuk mempersembahkan medali emas. Terutama di nomor tunggal putri dan ganda putra diharapkan bisa mempersembahkan medali emas.

Meskipun demikian, wakil negara tetangga, Thailand dan Malaysia memiliki potensi atlet yang bermain luar biasa, sehingga menjadi saingan terberat.

Pelatih Para Tenis Kursi Roda Indonesia, Irwan Dwi saat itu mengatakan meskipun minim jam terbang internasional, tetapi para pemain tenis kursi roda Indonesia mampu memberikan perlawanan kepada pemain Thailand dan Malaysia yang punya jam terbang internasional.

Ini terlihat dengan perlawanan cukup sengit yang diperlihatkan pemain wheelchair tennis Indonesia.

Diajang Asean Para Games Solo 2022, im tenis kursi roda Indonesia harus puas dengan dua medali perak dan empat perunggu.

Dua medali perak tersebut diraih ganda putra dan oleh Ndaru Patma Putri dari nomor tunggal putri kelas C7 E18 setelah pada laga final di lapangan tenis Stadion Manahan, Surakarta. (nun/bas)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#tenis kursi roda #Paralimpiade 2000 Tokyo #Wheelchair tennis #Ndaru Patma Putri #Paralimpiade 2024 Paris #tenis kursi roda Indonesia #ASEAN Para Games Solo 2022