RADARSEMARANG.ID – Persib Bandung kembali melakukan perombakan skuad menjelang bergulirnya kompetisi Liga 1 musim 2026/2027. Setelah mengumumkan sejumlah perubahan dalam komposisi pemain, kali ini Maung Bandung secara resmi mengakhiri kerja sama dengan dua bek kiri mereka, Rezaldi Hehanussa dan Zalnando.
Keputusan tersebut diambil setelah kontrak kedua pemain berakhir pada penghujung musim 2025/2026. Dengan demikian, Rezaldi maupun Zalnando dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari skuad Persib Bandung pada musim depan.
Perpisahan ini menjadi bagian dari proses evaluasi tim yang dilakukan manajemen demi mempersiapkan skuad yang lebih kompetitif untuk menghadapi padatnya agenda kompetisi musim 2026/2027. Meski harus berpisah, Persib memberikan penghormatan dan apresiasi tinggi atas dedikasi serta kontribusi yang telah diberikan kedua pemain selama mengenakan seragam biru kebanggaan Bobotoh.
Baik Rezaldi Hehanussa maupun Zalnando sebelumnya sempat dipinjamkan ke klub lain demi memperoleh kesempatan bermain yang lebih banyak. Kebijakan tersebut diambil agar keduanya tetap mendapatkan menit bermain sekaligus menjaga performa di tengah ketatnya persaingan dalam skuad Persib.
Zalnando lebih dahulu menjalani masa peminjaman bersama Persita Tangerang sejak awal musim 2025/2026. Di sana, bek berusia 28 tahun itu memperoleh kesempatan tampil secara reguler dan berusaha mengembalikan performa terbaiknya setelah sempat mengalami cedera panjang beberapa musim sebelumnya.
Sementara itu, Rezaldi Hehanussa dipinjamkan ke Persik Kediri pada putaran kedua Liga 1 musim 2025/2026. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya agar pemain yang akrab disapa Bule itu tetap mendapatkan jam terbang yang cukup setelah persaingan di posisi bek kiri Persib semakin ketat.
Keputusan melepas kedua pemain diumumkan secara resmi oleh manajemen Persib Bandung melalui pernyataan Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan.
Dalam keterangannya, Adhitia menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan Zalnando selama menjadi bagian dari perjalanan klub.
"Hatur nuhun (terima kasih), Zalnando atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama ini. Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan dan sejarah Persib," kata Adhitia dalam keterangannya, Senin (29/6/2026).
Ucapan tersebut menjadi bentuk penghargaan atas perjalanan panjang Zalnando bersama Persib Bandung. Meski kariernya tidak selalu berjalan mulus, pemain asal Cimahi itu tetap dikenang sebagai sosok yang memberikan kontribusi penting dalam berbagai fase perjalanan klub.
Perjalanan Zalnando bersama Persib diwarnai berbagai tantangan. Salah satu momen terbaiknya terjadi setelah kompetisi sepak bola Indonesia kembali bergulir usai pandemi Covid-19. Pada Liga 1 musim 2021/2022, performanya meningkat cukup signifikan dan berhasil menjadi salah satu pemain yang mendapat kepercayaan di sektor kiri pertahanan.
Baca Juga: Bursa Transfer Super League 2026/2027, Persijap Jepara dan Persik Kediri Kompak Lepas Pemain Senior
Sepanjang musim tersebut, Zalnando tampil dalam 21 pertandingan. Sebanyak 10 laga di antaranya dijalani sebagai starter. Tidak hanya tampil solid saat bertahan, ia juga mampu memberikan kontribusi dalam menyerang dengan mencetak dua gol penting yang membantu Persib bersaing di papan atas klasemen.
Penampilan impresif itu menjadi bukti kerja keras Zalnando dalam meningkatkan kualitas permainannya. Ia mampu menjawab kepercayaan pelatih dengan konsistensi yang semakin baik sepanjang musim.
Sayangnya, perjalanan kariernya tidak selalu berjalan sesuai harapan. Pada pertengahan Liga 1 musim 2022/2023, Zalnando mengalami cedera serius yang memaksanya menepi dalam waktu cukup lama. Cedera tersebut membuatnya kehilangan momentum ketika sedang berada dalam performa terbaik.
Proses pemulihan yang panjang membuat persaingan di dalam skuad semakin berat. Meski demikian, Zalnando tetap menunjukkan profesionalisme tinggi selama menjalani masa rehabilitasi hingga akhirnya kembali pulih dan siap bermain.
Walaupun tidak selalu menjadi pilihan utama setelah pulih dari cedera, Zalnando tetap menjadi bagian dari skuad Persib Bandung yang berhasil menorehkan sejarah dengan meraih gelar juara Liga 1 musim 2023/2024. Keberhasilan tersebut menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan kariernya bersama Maung Bandung.
Setelah kondisi fisiknya kembali membaik, Persib kemudian memutuskan meminjamkan Zalnando ke PSIS Semarang pada paruh pertama musim 2024/2025. Kebijakan itu diambil agar sang pemain memperoleh menit bermain yang lebih banyak sekaligus mengembalikan ritme pertandingan setelah lama absen akibat cedera.
Selanjutnya, pada musim 2025/2026, Zalnando kembali dipinjamkan ke Persita Tangerang. Pengalaman bermain bersama Persita menjadi kesempatan baginya untuk terus menjaga performa sekaligus menunjukkan bahwa dirinya masih memiliki kualitas sebagai bek kiri berpengalaman di kompetisi Liga 1.
Selain mengumumkan perpisahan dengan Zalnando, Persib Bandung juga memastikan berakhirnya kerja sama dengan Rezaldi Hehanussa. Bek kelahiran Jakarta tersebut resmi meninggalkan Persib setelah kontraknya berakhir pada penghujung musim 2025/2026.
Rezaldi datang ke Persib Bandung pada putaran kedua Liga 1 musim 2022/2023 saat tim masih ditangani pelatih asal Spanyol, Luis Milla. Kehadirannya kala itu diharapkan mampu memperkuat sektor kiri pertahanan sekaligus memberikan variasi dalam skema permainan Persib.
Harapan tersebut mampu dijawab dengan baik oleh Rezaldi. Tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi, mantan pemain Persija Jakarta itu langsung memperlihatkan kualitasnya sebagai bek kiri modern yang mampu membantu pertahanan maupun serangan.
Pada musim pertamanya bersama Persib, Rezaldi tampil dalam 12 pertandingan. Meski baru bergabung di tengah kompetisi, kontribusinya cukup signifikan sehingga mampu menjadi salah satu pemain yang mendapat kepercayaan dari tim pelatih.
Pergantian pelatih dari Luis Milla kepada Bojan Hodak ternyata tidak mengubah posisi Rezaldi dalam skuad. Ia tetap menjadi salah satu pemain yang diandalkan ketika kondisi fisiknya memungkinkan untuk tampil.
Tidak hanya dikenal memiliki kemampuan bertahan yang baik, Rezaldi juga dianggap sebagai sosok profesional di ruang ganti. Pengalamannya di kompetisi kasta tertinggi Indonesia membuat kehadirannya memberikan pengaruh positif bagi pemain-pemain muda Persib.
Manajemen Persib pun memberikan penghormatan khusus kepada pemain yang akrab disapa Bule tersebut melalui pesan perpisahan yang penuh apresiasi.
"Hatur nuhun, Rezaldi Hehanussa. Terima kasih atas dedikasi, profesionalisme, kerja keras, dan seluruh kontribusi yang telah diberikan selama membela Persib," ucap Adhitia.
Perpisahan Rezaldi dan Zalnando menjadi salah satu langkah penting dalam proses pembentukan skuad Persib Bandung untuk menghadapi musim kompetisi 2026/2027.
Manajemen diperkirakan masih akan melakukan sejumlah perubahan, baik dengan melepas beberapa pemain maupun mendatangkan wajah-wajah baru guna memperkuat kedalaman tim.
Bagi Bobotoh, kepergian kedua pemain tersebut tentu meninggalkan cerita tersendiri. Zalnando dikenang sebagai pemain yang bangkit dari berbagai tantangan, termasuk cedera panjang yang sempat menghambat kariernya. ementara Rezaldi akan selalu diingat sebagai bek kiri berpengalaman yang ikut berkontribusi dalam perjalanan Persib meraih prestasi.
Kini, perjalanan mereka bersama Persib Bandung resmi berakhir. Meski demikian, dedikasi, kerja keras, dan kontribusi yang telah mereka berikan akan tetap menjadi bagian dari sejarah klub.
Di sisi lain, baik Rezaldi Hehanussa maupun Zalnando kini bersiap membuka lembaran baru dalam karier profesional mereka, sementara Persib Bandung fokus membangun kekuatan baru demi mempertahankan daya saing di Liga 1 musim 2026/2027.
Dengan berakhirnya kerja sama ini, publik sepak bola nasional kini menantikan ke mana langkah karier kedua pemain akan berlanjut. Tak sedikit pula Bobotoh yang berharap Rezaldi Hehanussa dan Zalnando tetap sukses di klub baru mereka, sebagaimana mereka pernah memberikan dedikasi terbaik saat mengenakan jersey Persib Bandung. (dka)
Editor : Baskoro Septiadi