RADARSEMARANG.ID – Usai pertandingan antara Indonesia vs Malaysia di matchday terakhir Grup A Piala AFF U-23 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), pada Senin (21/7/2025) menampilkan beberapa fakta unik.
Muncul nama Aysar Hadi mencuat usai terlibat insiden panas usai menjatuhkan Jens Raven pada menit ke-37 pertandingan.
Aksi pelanggaran tersebut membuat Aysar diganjar kartu kuning oleh wasit.
Namun, yang membuat panas adalah waktu dan situasi pelanggaran itu terjadi.
Yakni saat Jens Raven sedang membangun serangan balik cepat, yang berpotensi menjadi peluang emas bagi Garuda Muda.
Reaksi publik pun tak terbendung. Teriakan kekecewaan menggema dari tribun SUGBK, dan media sosial ramai ulah Aysar Hadi di lapangan.
Namun siapa sebenarnya Aysar Hadi?
Memiliki nama lengkap Ahmad Aysar Hadi Mohd Shapri, lahir pada 4 September 2003.
Ia adalah gelandang berbakat yang kini bermain untuk Johor Darul Ta’zim II (JDT II) di kasta kedua Liga Malaysia.
Berdasarkan data dari Transfermarkt, Aysar mulai menembus skuad JDT II sejak musim 2021/2022 dan mencatatkan 16 penampilan.
Meski belum mencetak gol, kontribusinya di lini tengah cukup signifikan dan membantu tim finis di empat besar liga.
Di level tim nasional, kiprahnya makin mencuat setelah tampil impresif di Piala AFF U-19 2022.
Dari empat pertandingan yang ia lakoni, Aysar dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Turnamen.
Dia juga dikenal sebagai salah satu pemain binaan Johor Darul Ta’zim yang terus naik daun di Timnas Malaysia kelompok umur.
Meski dianggap sebagai salah satu prospek masa depan Timnas Malaysia, karier Aysar tak lepas dari kontroversi.
Pada gelaran Piala AFF U-19 2022, namanya sempat menjadi bahan perdebatan setelah sebuah media Vietnam, The Thao 247, menyoroti kemungkinan adanya indikasi pencurian umur.
Media tersebut mengutip unggahan dari akun Happy World yang menunjukkan foto seorang pemain yang diyakini adalah Aysar, dan disebut telah bermain profesional sejak tiga tahun sebelumnya.
Di mana artinya saat itu usianya baru 16 tahun.
Spekulasi makin memanas karena unggahan itu juga membandingkan penampilan fisik Aysar dengan usia resminya.
Meski hingga kini tuduhan tersebut belum terbukti secara resmi, bayang-bayang kontroversi itu masih membekas dalam kariernya.
Kini, dua tahun setelah kontroversi usia tersebut, nama Aysar kembali diperbincangkan akibat tekel kerasnya terhadap Jens Raven yang berpotensi mencederai lawan.
Publik Indonesia jelas tidak melupakan panasnya rivalitas kedua negara. Mereka pun menyindir aksi kasar Aysar kepada Jen Ravens, yang bikin tensi pertandingan makin tinggi.
"Main bola bukan nerkam dekmayy," tulis akun TikTok @agus******.
Editor : Baskoro Septiadi