RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sebuah momen lucu sekaligus mengundang tawa warganet terjadi antara Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dan gelandang Persib Bandung, Adam Alis.
Video interaksi antara keduanya yang diunggah pada akun TikTok Adam Alis, mendadak viral.
Lantaran, kelucuan spontan Dedi Mulyadi saat membahas soal bonus pertandingan.
Pada video tersebut, Adam Alis tampak berbincang santai dengan Dedi Mulyadi terkait pemberian bonus setelah pertandingan.
"Bonus, bonus, bonus?" tanya Adam dengan nada bercanda.
Namun, jawaban Gubernur Jawa Barat tersebut justru diluar prediksi dan mengundang gelak tawa.
"Jangan, itu hak pemain!" ujar Dedi Mulyadi sambil tersenyum.
Seolah-olah dirinya tidak menyadari bahwa Adam Alis adalah pemain itu sendiri.
Sontak, video tersebut langsung dibanjiri komentar dari warganet yang terhibur dengan respon Dedi.
Banyak yang menganggap momen itu sebagai bentuk keluguan sekaligus kelucuan khas Dedi Mulyadi, yang dikenal dekat dengan masyarakat dan sering tampil apa adanya.
Bahkan, komentar-komentar lucu dari netizen memenuhi postingannya.
"Mas Adam dalam hati, jadi selama ini aku lari-lari cuma dianggap balap karung?" tulis seorang netizen.
Bahkan, terlihat akun resmi Persib ikut berkomentar dalam postingan Adam Alis.
"Pa Dedi, tingali tah pa pundungan pa. Bawa ka barak pa," tulisnya.
Melihat videonya viral dan menjadi bahan candaan di media sosial, Dedi Mulyadi tak tinggal diam.
Ia kemudian mengunggah video klarifikasi di akun Instagram dan TikTok miliknya.
"Jangan, hak pemain! itu kalimat untuk orang yang ditujukan pada orang yang berteriak meminta saya untuk memegang piala," ungkapnya.
Video klarifikasi pun mendapatkan sambutan hangat sekaligus gelak tawa dari netizen.
Setelah kejadian itu, Dedi Mulyadi langsung memberikan bonus senilai satu miliar rupiah, langsung kepada Adam Alis.
Hal itu tampak pada unggahan terbaru Dedi Mulyadi di akun Instagramnya.
"Itu uangnya satu ngambil dari tabungan 800 juta, 200 juta lagi jual sapi," ujarnya.
Adam Alis pun mengatakan bahwa kini dirinya bisa tidur nyenyak.
Banyak yang memuji Dedi Mulyadi, sebab dirinya mampu menepati ucapannya.
Sikap tersebut dinilai menunjukkan integritas dan karakter positif dari sosok yang dikenal sebagai tokoh masyarakat yang merakyat.
Editor : Baskoro Septiadi