RADARSEMARANG.ID - Timnas Indonesia dipastikan akan menggunakan jersey warna putih pada pertandingan kandang menghadapi Australia, Selasa malam (10/9) WIB.
Sejatinya jersey warna putih ini merupakan seragam tandang timnas garuda yang seharusnya digunakan saat lawatan ke markas lawan.
Seharusnya Indonesia menggunakan jersey utama yang berwarna merah karena pertandingan berstatus laga kandang.
Namun PSSI lebih memilih menggunakan jersey away berwarna putih untuk menghadapi Australia di laga kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Tentu menjadi pertanyaan mengapa warna putih lebih dipilih untuk seragam kandang Justin Hubner dkk.
Tetapi jika dilihat pada empat laga terakhir menggunakan jersey putih, Timnas Indonesia belum merasakan kekalahan.
Terakhir seragam warna putih digunakan saat Indonesia menahan imbang tuan rumah Arab Saudi dengan skor 1-1.
Sebelumnya Indonesia juga menggunakan kaos putih saat menjamu Filipina di GBK, pasukan Shin Tae-yong menang 2-0 saat itu.
Warna putih juga memberikan kemenangan besar saat Indonesia bertandang ke Vietnam, saat itu Tim Garuda menang telak 3-0 atas tuan rumah.
Vietnam sebelumnya juga sempat kalah di Piala Asia 2023 lalu dengan skor 1-0 dan Indonesia menggunakan jersey keduanya yang berwarna putih.
Tentu dari catatan itu bisa dikatakan jersey putih memberikan keberuntungan tersendiri bagi Indonesia.
Sedangkan jika menggunakan warna merah, Indonesia seperti kurang beruntung contohnya saat kalah 2-0 atas Irak.
Kemudian imbang 0-0 atas Tanzania di laga uji coba pada FIFA Matchday beberapa bulan lalu.
Terakhir saat menghadapi Australia di Piala Asia, tim merah putih juga tumbang 4-0 dan saat itu menggunakan jersey home merah.
Dalam makna warna merah dan putih di bendera Indonesia memilih arti dan makna tersendiri.
Jika merah merupakan lambang keberanian dan pantang menyerah, sedangkan putih menjadi simbol kesucian dan hati yang bersih.
Namun dibalik faktor non teknis mengenai warna putih, semua kembali pada semangat juang para pemain untuk meraih kemenangan atas lawannya.
Editor : Baskoro Septiadi