Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Gaji ASN dan PPPK Pemkot Semarang Dipastikan Aman Sampai Akhir Tahun

Adennyar Wicaksono • Kamis, 2 Juli 2026 | 05:31 WIB
Ilustrasi kebijakan fiskal Pemkot Semarang dipastikan aman untuk belanja pegawai dan gaji ASN
Ilustrasi kebijakan fiskal Pemkot Semarang dipastikan aman untuk belanja pegawai dan gaji ASN

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Pemkot Semarang memastikan kondisi fiskal daerah tetap kuat sehingga mampu memenuhi seluruh kewajiban belanja pegawai hingga akhir tahun 2026 ini.

Misalnya pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), serta PPPK paruh waktu.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Semarang, Tuning Sunarningsih, menegaskan kemampuan keuangan daerah telah dihitung dan diproyeksikan hingga Desember 2026.

Baca Juga: Prediksi Perempat Final Piala Dunia 2026: Ranking FIFA, Statistik dan AI Kompak Jagokan Delapan Negara Ini

"Kita pastikan fiskal sampai akhir tahun ini aman, pembayaran gaji ASN termasuk PPPK penuh maupun PPPK paruh waktu, sudah kami prediksikan hingga Desember 2026 dan 100 persen aman," katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (1/7).

Tuning menjelaskan, porsi belanja pegawai Kota Semarang pada APBD Tahun Anggaran 2026 berada di kisaran 29,9 persen.

Angka ini masih sesuai dengan ketentuan pemerintah pusat yang menetapkan batas maksimal sebesar 30 persen dari APBD.

"Kita selalu mematuhi mandatori dari pemerintah pusat. Untuk belanja pegawai tahun 2026 sekitar 29,9 persen, sehingga masih berada di bawah batas maksimal yang ditetapkan," tegasnya.

Dia membeberkan, besaran anggaran belanja pegawai tersebut mencapai sekitar Rp800 miliar.

Anggaran itu digunakan untuk membiayai sekitar 16.415 ASN, yang terdiri atas PNS, CPNS, PPPK penuh, hingga PPPK paruh waktu.

Dia menilai kuatnya kondisi fiskal Kota Semarang tidak terlepas dari tingginya tingkat kemandirian daerah. 

Salah satu faktor utamanya adalah optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terus didorong Pemerintah Kota Semarang.

"Kemandirian Pemkot cukup tinggi, sektor pendapatan daerah kita optimalkan. Seluruh OPD penghasil, baik dari sektor pajak maupun retribusi, terus didorong oleh Ibu Wali Kota agar PAD semakin optimal," jelasnya.

Selain itu, Tuning memastikan pembayaran gaji ke-13 bagi ASN Kota Semarang pada tahun ini juga telah direalisasikan sesuai ketentuan pemerintah.

"Gaji ke-13 sudah dibayarkan sesuai surat edaran dan seluruh hak pegawai telah kami penuhi," pungkasnya. (den)

Editor : Baskoro Septiadi
#gaji ASN 2026