Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lepas 669 Wisudawan, Rektor Unimus Tekankan Creative Thinking

K
Wisuda ke-49 Unimus luluskan 669 wisudawan berlangsung di Gedung Serba Guna Unimus.
Wisuda ke-49 Unimus luluskan 669 wisudawan berlangsung di Gedung Serba Guna Unimus.

Advertisement

 

RADARSEMARANG.ID - Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) kembali mencetak lulusan baru. Sebanyak 669 wisudawan resmi dikukuhkan dalam Wisuda ke-49 yang digelar di Gedung Serbaguna Unimus.

Para lulusan tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri, dengan bekal kompetensi akademik dan nilai-nilai keislaman.

Advertisement

Wisuda kali ini, lulusan terdiri atas 13 orang program magister, 261 lulusan program profesi yang meliputi profesi dokter, dokter gigi, bidan, dan ners, 365 lulusan program sarjana, serta 29 lulusan diploma. Dengan demikian, jumlah lulusan Unimus hingga saat ini mencapai lebih dari 31 ribu orang.

Rektor Unimus Prof. Masrukhi menyampaikan, para alumni tersebut saat ini telah bekerja dan tersebar di berbagai sektor, baik instansi pemerintah, swasta, maupun perusahaan di luar negeri. Menurutnya, hal itu menjadi bukti kualitas pendidikan yang diberikan Unimus mampu bersaing di tingkat global.

Advertisement

"Dengan tambahnya 669 wisudawan wisudawati Unimus maka jumlah lulusan Unimus sekarang kisarannya mencapai 31.560-an, yang Alhamdulillah telah bekerja di berbagai lembaga swasta negeri termasuk juga banyak lulusan Unimus yang bekerja di luar negeri," ujarnya.

Ia menyebut, alumni Unimus kini bekerja di berbagai negara, mulai Arab Saudi, Qatar, Jerman, Amerika Serikat hingga Jepang. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan proses pendidikan di Unimus berjalan sesuai arah yang ditetapkan.

"Pendidikan di Universitas Muhammadiyah Semarang itu sudah on the right track membekali mereka kompetensi keilmuan secara memadai sesuai dengan prodi masing-masing," tegasnya.

Tak hanya kompetensi akademik, Unimus juga menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada seluruh mahasiswa. Hal itu menjadi karakter pembeda lulusan Unimus ketika memasuki dunia kerja.

"Nilai-nilai keagamaan kita tekankan dengan sebaik-baiknya sehingga lulusan Unimus adalah profile yang memadukan antara kompetensi keilmuan dengan nilai-nilai akhlak keagamaan. Dengan dua hal ini Insyaallah mereka semua para lulusan bisa bersaing, bisa bersanding dengan seluruh masyarakat baik di Indonesia maupun di luar negeri," ungkapnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Milad Ke-27, Unimus Perkuat Komitmen Wujudkan Kampus Hijau Berdampak untuk Bangsa

Milad Ke-27, Unimus Perkuat Komitmen Wujudkan Kampus Hijau Berdampak untuk Bangsa

Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) memaknai usia ke-27 sebagai momentum memperkuat peran perguruan tinggi yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Kanker Tembus 3.636 Kasus, Cryosurgery Jadi Metode Pengobatan Tanpa Kemoterapi Pertama di Semarang

Kanker Tembus 3.636 Kasus, Cryosurgery Jadi Metode Pengobatan Tanpa Kemoterapi Pertama di Semarang

Pengobatan kanker di Kota Semarang memasuki babak baru. Tanpa kemoterapi, kini Rumah Sakit (RS) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) mulai menerapkan metode Cryosurgery sebagai alternatif penanganan kanker.

Unimus Jadi Lokasi Muktamar XVI Tapak Suci, Evaluasi Organisasi dan Tentukan Arah Pengembangan

Unimus Jadi Lokasi Muktamar XVI Tapak Suci, Evaluasi Organisasi dan Tentukan Arah Pengembangan

Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menjadi tuan rumah Sidang Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Kegiatan dibuka oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer