Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Jalan Kalipancur Semarang Mulai Diperbaiki, Warga Minta Ada Pembatasan Kendaraan Berat

Adennyar Wicaksono • Kamis, 21 Mei 2026 | 19:07 WIB
MULAI DIPERBAIKI : Pemkot Semarang, mulai melakukan perbaikan jalan di Kalipancur dan sekitarnya. (ADENNYAR WYCAKSONO/ JAWA POS RADAR SEMARANG )
MULAI DIPERBAIKI : Pemkot Semarang, mulai melakukan perbaikan jalan di Kalipancur dan sekitarnya. (ADENNYAR WYCAKSONO/ JAWA POS RADAR SEMARANG )

RADARSEMARANG.ID, Semarang -  Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang mulai melakukan perbaikan sejumlah ruas jalan rusak karena kendaraan berat, di Kalipancur dan sekitarnya.

Perbaikan ini sudah dimulai sejak 19 Mei lalu, dengan titik prioritas yakni jalan pada jembatan di kawasan Panjangan yang berlubang.

Lalu penanganan di sejumlah ruas jalan lain seperti kawasan Kalipancur, Jalan Kol. R Warsito hingga ruas di sekitar Islamic Center.

Baca Juga: Anak Perwira Polri di Semarang yang Terjerat Kasus Konten Sayembara Rasis Bisa Ditetapkan Jadi Tersangka

"Kami harap perbaikan yang dilakukan tidak cuma sementara atau tambal sulam," kata Pudji Utami, warga Green Wood, Kamis (21/5).

Pudji menjelaskan kerusakan jalan dikarenakan karena sering dilintasi kendaraan berat seperti dump truk yang memuat tanah galian C.

Selain perbaikan kata dia, seharusnya ada pembatasan kendaraan berat sehingga tidak merusak jalan.

"Harusnya ada pembatasan kendaraan berat, sehingga setelah diperbaiki jalan tidak lagi rusak," pintanya.

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, di perbaikan saluran air sudah dilakukan di Panjangan, Jalan Candi Penataran Raya.

Sementara di Jalan Untung Suropati belum tersentuh perbaikan, disana masih terlihat lubang-lubang yang cukup besar dan membahayakan pengguna jalan. Selain lubang, selain itu badan jalan juga bergelombang di beberapa bagian.

 

"Karena bergelombang dan banyak lubang, mobil sering gasruk. Bahkan beberapa kali ada motor yang terjungkal hingga jatuh korban jiwa," bebernya.

Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto mengatakan, pihaknya telah melakukan perbaikan yang sudah dilakukan sejak 18 Mei lalu sampai 19 Juni mendatang.

Baca Juga: Nicholas Nyoto Prasetyo Ketua Koperasi BLN Salatiga Dijebloskan Ke Penjara

"Untuk perbaikan jembatan di Panjangan. Kemarin juga sudah mulai dibongkar untuk dilakukan perbaikan," ujarnya.

Penarikan kata dia, juga dilakukan di sejumlah ruas jalan lain seperti kawasan Kalipancur, Jalan Kol. R Warsito hingga ruas di sekitar Islamic Center.

Suwarto menjelaskan, awalnya pihaknya juga berencana melakukan perbaikan di Jalan Pamularsih.

Namun, rencana tersebut urung dilakukan karena ruas jalan tersebut kini telah berstatus jalan nasional dan menjadi kewenangan pemerintah pusat.

"Pamularsih itu sekarang sudah di-upgrade menjadi jalan nasional, jadi bukan kewenangan pemerintah kota lagi,"jelasnya.

Dia menerangkan, perbaikan jalan dilakukan dengan metode berbeda dibanding sebelumnya, yaitu dengan menggali bagian jalan yang rusak hingga ke dasar, kemudian memperkuat struktur menggunakan trucuk dan lapisan penunjang sebelum dilakukan pengaspalan kembali.

Baca Juga: SPPG Tlogorejo Temanggung Dihentikan Sementara Usai Dugaan Keracunan MBG, Tunggu Hasil Uji Lab

"Mudah-mudahan dengan sistem baru ini lebih tahan. Jadi digali semua sampai bawah yang rusak, dikasih trucuk, lalu diperkuat baru dilakukan pengaspalan," katanya.

Meski demikian, untuk sementara perbaikan masih menggunakan aspal karena penanganan dilakukan pada titik-titik kerusakan tertentu, dan belum menyeluruh. 

Namun kedepan, Pemkot  berencana melakukan kajian untuk opsi betonisasi maupun overlay secara total.

Kerusakan sendiri diduga terjadi karena  kendaraan bertonase berlebih yang melintas di jalan kota. Menurutnya, jalan kota hanya memiliki kapasitas maksimal sekitar 8 ton.

"Kalau jalan kota itu kelas dua, kapasitasnya sekitar 8 ton. Tapi yang melintas ini kelihatannya lebih dari itu sehingga merusak kualitas jalan," ungkapnya.

Pihaknya mengaku tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penindakan terhadap kendaraan overload. Masalah ini lanjut dia, telah dibahas bersama Satlantas dan pihak terkait lainnya.

"Sudah dibahas oleh pihak-pihak terkait, kami harap perbaikan segera bisa dituntaskan," pungkas dia. (den)

Editor : Baskoro Septiadi
#jalan rusak batang #perbaikan jalan #kalipancur semarang