RADARSEMARANG.ID, Semarang - Jembatan atau crossing saluran air di Jalan Honggowongso, Purwoyoso Ngaliyan, amblas Jumat (15/5), dengan panjang sekitar 5 meter dan 4 meter, serta kedalaman amblasan mencapai 2 meter lebih.
Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semayang langsung melakukan penanganan, terkait adanya temuan tersebut, dan akan malu perbaikan talud serta saluran crossing lantaran dinilai sudah termakan usia.
Baca Juga: Jembatan Jalan Honggowongso Semarang Ambrol, Seorang Pemotor Terperosok
Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto menjelaskan jika beberapa waktu dirinya sempat melintas di jalan tersebut dan memang butuh perbaikan.
Menurutnya kondisi talud dan saluran yang ada di jalan tersebut memang perlu dilakukan perbaikan kerena termakan usia.
"Dulu akan jalan itu dibeton karena untuk jalan tol, ternyata talud saluran crossingnya belum diganti, jadi sudah termakan usia, itu jadi salah satu penyebab ambles atau ambrol," katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (15/5).
Penyebab lain kata dia, jalan tersebut kerap dilintasi kendaraan besar dari dan menuju Kawasan Industri Candi (KIC) hal ini membuat beban jembatan semakin berat, sehingga amblas seperti saat ini.
"Itu jadi jalan alternatif kendaraan besar ke KIC, salah satunya mungkin kerena itu," bebernya.
Baca Juga: Curah Hujan Semarang Masih Tinggi, Trucuk Bambu dan Sand Bag Mulai Dipasang di Jalan Jembawan
Dia menjelaskan jika pihak Dpuantsub melakukan penanganan agar amblasan jalan tidak semakin melebar.
Nanti ya akan dilakukan penguatan talud jalan, dan saluran crossing akan dilakukan perbaikan.
Selama perbaikan kendaraan roda empat tidak bisa melintas dan akan dilakukan penutupan jalan oleh Dishub.
"Material sudah ada, nanti talud jalan akan kita perkuat, dan saluran crossingnya juga kita cor," tambah dia.
DPU kata dia, juga akan melakukan perbaikan kerusakan jembatan di Simpang Panjangan, Semarang Barat yang merupakan akses ke Kalipancur dan Kawasan Simongan.
Adapun kerusakan jalan ini, diduga karena adanya aktivitas truk galian c yang sering melintas.
Suwarto menjelaskan tim dari DPU sudah melakukan pembersihan dan pekan depan akan dilakukan penanganan, dengan pergantian crossing saluran.
"Pekan depan kita perbaiki, ini salah satu jalan yang krodit, nanti akan dilakukan sistem buka tutup saat perbaikan. Apalagi sungai dibawahnya cukup besar,"pungkasnya. (den)
Editor : Baskoro Septiadi