Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Panti Sosial Among Jiwo Milik Dinsos Semarang Overload

Adennyar Wicaksono • Jumat, 15 Mei 2026 | 18:24 WIB
Ilustrasi Panti Sosial Among Jiwo milik Dinsos Semarang, Overload
Ilustrasi Panti Sosial Among Jiwo milik Dinsos Semarang, Overload

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Panti Sosial milik Dinas Sosial (Dinsos) Kota Semarang, yakni Among Jiwo saat ini kondisinya overload.

Dari kapasitas sekitar 50 orang, saat ini ada sekitar 76 orang lebih yang dirawat disana, terdiri dari orang dengan ganguan jiwa (ODGJ) dan lansia terlantar.

Kepala Dinsos Kota Semarang, Agus Junaidi, mengakui kondisi overloadnya Among Jiwo.

Baca Juga: Jembatan Jalan Honggowongso Semarang Ambrol, Seorang Pemotor Terperosok

Meski begitu, Dinsos tetap menerima jika ada ODGJ ataupun orang terlantar yang dikirim ke tempat tersebut.

"Betul memang overload tapi kami tetap menerima dan memaksimalkan tempat yang ada," katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (15/5).

Dia menjelaskan, kapasitas di Among Jiwo sekitar 50 orang. Namun saat ini yang tinggal di panti sosial tersebut mencapai 76 sampai 80 orang.

"Kapasitasnya 50, tapi disana lebih sampai 76 lebih. Ada yang ODGJ , ada yang orang terlantar," tuturnya.

Baca Juga: Sinopsis Terikat Janji: Sena Mengaku Seorang Intel Polisi Kepada Davina Akibat Bisa Ambil Jam Tangan di Museum Pusaka Mandala Saat Penyelidikan Manajer Museum Andi

Menurut Agus, kondisi overload tidak membuat pihaknya menolak warga yang membutuhkan penanganan.

Sebab, pemerintah tetap memiliki kewajiban memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat.

"Mau enggak mau tetap harus kita tampung. Kita enggak boleh menolak," tegas tegasnya.

Mantan Camat Pedurungan ini menyebut, overload kapasitas sudah berlangsung cukup lama, yakni sekitar tiga tahun lalu.

Namun pihaknya memastikan pelayanan tetap berjalan sambil menunggu pembangunan gedung baru selesai dilakukan.

Dia menjelaskan jika pembangunan gedung baru ini dilakukan Distaru, dan proses pembangunan dilakukan dalam dua tahap.

Baca Juga: Motor Honda PCX 175 cc Siap Mengaspal Saingi Yamaha NMAX Turbo

"Sekarang sedang proses pembangunan gedung baru. Tahap pertama sudah selesai, tahap kedua dilanjutkan tahun ini," ujarnya.

Menurutnya, durasi tinggal warga yang ditampung di Among Jiwo bermacam-macam, ada yang baru hitungan hari, bulan, tapi juga ada yang tinggal bertahun-tahun karena sudah tidak memiliki keluarga, setelah kondisi kejiwaannya membaik.

"Ada yang sudah normal kembali, bahkan bisa membantu pekerjaan di sana dan tetap tinggal disana. Tapi memang ada yang tidak punya keluarga lagi," pungkasnya. (den)

Editor : Baskoro Septiadi
#Among Jiwo #Dinsos semarang #Overload #ODGJ